Hati Hati!!! Modus Penipuan Jasa Penjualan Tiket Haji Umrah

Redaksi 75 Kali Dilihat 0 Komentar

Hati Hati!!! Modus Penipuan Jasa Penjualan Tiket Haji Umrah

Hati Hati Modus Penipuan Jasa Penjualan Tiket Haji Umrah

Malang - beritaplus.id | Nasib sial menimpa biro jasa tour dan travel PT Annisa Ahmada Travelindo Jombang, berniat memberangkatkan 32 orang jamaah umrah asal Kediri namun gagal karena membeli tiket dibayar lunas tapi tiket tidak diberikan ditambah dalil dalil yang tidak masuk akal.

Adalah Agen Tiket Tour & Travel ternama di Malang yaitu PT RAYA AL MADINAH di jalan raya Kepuharjo Karangploso Malang yang melayani pembelian 32 pax tiket umrah secara tunai dari PT Annisa Ahmada Travelindo Jombang dan sudah ditentukan jadwal pemberangkatan nya, namun saat hari H tiket tidak diberikan dan pihak Raya Al Masinah membatalkan sepihak jadwal pembarangkatan yang sedianya tanggal 25/9/2022.

IMG-20220929-WA0015

Fakta ini berawal dari pemesanan 32 pax tiket perjalanan umrah yang dilakukan oleh Neng Nissa selaku Direktur Utama PT ANNISA AHMADA TRAVELINDO kepada Travel Raya Al Madinah yang telah terbayar LUNAS pada tanggal 15 September 2022.

Sesuai dengan invoice jadwal pemberangkatan 32 jamaah umrah yang sudah terpesan dijadwalkan tanggal 25/9/2022, namun secara sepihak dan waktu yang medesak yaitu pada tanggal 24/9/2022 pihak Raya Al Madina menunda jadwal pemberangkatan menjadi tanggal 28/9/2022, namun penundaan itupun tidak tepat lagi pasalnya pada tanggal 28/9/2022 pihak Neng Nissa juga tidak diberikan tiket dan tidak jelas diberangkatkan kapan.

Melihat hal ini melalui Samsul, SH. kuasa hukum dari PT ANNISA AHMADA TRAVELINDO pada tanggal 28/9/2022 mendatangi kantor travel Raya Al Madina untuk meminta Refund tuket 32 pak yang gagal berangkat.

Menurut Samsul, SH. dirinya sudah menemui Anton selaku pemilik travel Raya Al Madina dan meminta pengembalian pembelian 32 tiket yang sudah terbayar lunas, namun pihak Raya Al Madinah enggan mengembalikan dengan alasan kesalahan sistem.

"Melihat kejanggalan ini kami akan langsung meneruskan ke pelaporan ke pihak yang berwajib, karena kuat dugaan adanya tindak pidana penipuan dan penggelapan" Pungkas Samsul, SH.

Di kesempatan yang sama puluhan awak media mengkonfirmasi Anton selaku pemilik travel Raya Al Madinah, dalam keterangannya bahwa permasalahan ini menurutnya bukan kesalahan dari pihak travel Raya Al Madinah, pasalnya ini juga terjadi pada pesanan tiket tiket lain dan ini masalah sistem maskapai.

Dengan kejadian ini ratusan juta kerugian yang harus ditanggung oleh PT ANNISA AHMADA TRAVELINDO, selain uang pembelian tiket Rp. 512.000.000 yang belum dikembalikan, juga kerugian terlanjur pesan kamar hotel dan lain lain. (Red)

Tinggalkan Komentar