Pedro Putra H. Decky Mengikuti Jejak Ayah Bunda, Dermawan Hingga Dijuluki “Sang Raja”

Reporter : Zaenal Khozin
Pedro Dahna Satria Prakasa

Pasuruan, beritaplus.id | Semangat berbagi ternyata sudah tertanam kuat dalam diri Pedro Dahna Satria Prakasa. Putra dari Kasatreskrim Polresta Pasuruan Kota H. Decky dan H. Fitri ini dikenal sebagai sosok muda yang dermawan, hingga mendapat julukan “Raja Berbagi” dari para gurunya.

Pedro lahir di Surabaya pada 20 Februari. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan semester dua jurusan Hukum di Universitas Surabaya (Ubaya). Riwayat pendidikannya cukup panjang dan beragam, dimulai dari TK Al Uswah Surabaya, kemudian SDN Margorejo 1 Surabaya, SMPN 13 Surabaya, hingga menamatkan pendidikan menengah di Al Hikmah Boarding School Batu, sebuah sekolah berbasis Islam internasional.

Sejak kecil, Pedro sudah terbiasa melihat aktivitas sosial yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Sang ayah, H. Decky, bersama ibunya H. Fitri, dikenal aktif melakukan kegiatan berbagi kepada masyarakat, khususnya saat bulan Ramadan.

Pada Sabtu (14/3/2026), Pedro kembali ikut serta dalam kegiatan sosial yang digelar oleh Cessa Jaya Sejahtera Group. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan setiap Ramadan, dengan membagikan bantuan kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Menurut H. Decky, kegiatan berbagi ini telah menjadi tradisi keluarga yang sudah dilakukan selama puluhan tahun, terutama di kampung halamannya di kawasan Keraton, Tambakrejo.

“Kegiatan ini biasa kami lakukan setiap Ramadan. Di akhir Ramadan, kami berbagi rezeki di kampung saya sendiri, di Keraton, tepatnya Desa Tambakrejo. Biasanya sekitar 300–400 anak yang kami ajak, termasuk anak-anak yatim dari Tambakrejo, Sukorejo, bahkan sampai Sidoarjo dan Surabaya,” jelas H. Decky.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan silaturahmi dengan masyarakat yang telah dikenal sejak lama.

“Kami sudah puluhan tahun punya kedekatan dengan masyarakat di sana. Jadi kegiatan ini juga sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian. Insya Allah tradisi ini akan terus berlanjut, mohon doanya agar ke depan bisa berbagi lebih banyak lagi,” tambahnya.

Semangat berbagi itu rupanya menular kepada Pedro. Ia mengaku sejak kecil sudah dibiasakan oleh sang ibunda untuk tidak ragu membantu orang lain, meskipun dalam bentuk kecil.

Di lingkungan sekolah, Pedro kerap membantu teman atau adik kelas yang sedang mengalami kesulitan. Hal itu membuat para guru menjulukinya sebagai “Raja Berbagi”.

“Saya memang sudah dibiasakan oleh ibu untuk memberi. Walaupun sedikit, kalau dilakukan terus-menerus lama-lama akan menjadi banyak,” ujar Pedro.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu melakukan kebaikan sekecil apa pun.

“Biasakan mengingat dan melakukan kebaikan. Walaupun kecil, dampaknya di masa depan bisa luar biasa,” pesannya.

H. Decky mengaku bangga melihat putranya mengikuti jejak kepedulian sosial yang selama ini ia dan istrinya tanamkan dalam keluarga.

“Saya hanya berusaha memberikan teladan. Alhamdulillah anak saya bisa mengikuti jejak itu. Bahkan sampai-sampai gurunya di Al Hikmah menjulukinya ‘Raja Berbagi’,” ungkapnya dengan bangga.

Bagi keluarga ini, berbagi bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan tradisi dan nilai kehidupan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.(jin)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru