Taruno Jayengrono SMAN 1 Pulung Tampil Megah dan Atrakktif di Panggung FNRP XXXI 

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Grup Reog Taruno Jayengrono dari SMAN 1 Pulung tampil luar biasa di malam pertama gelaran bergengsi Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Grebeg Suro 2026.

Dengan nomor urut tampil 6, grup reog binaan Titik Ruwaidah ini sukses menyuguhkan tontonan seni yang megah, dinamis dan sarat akan nilai estetika di panggung utama alun-alun Ponorogo pada Kamis (11/6/2026) malam.

Tak pelak, sajian ini membuat gemuruh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton yang memadati tribun penonton alun-alun Ponorogo.

Penampilan malam ini menjadi pembuktian nyata atas bakat dan kerja keras para generasi muda siswa SMAN 1 Pulung.

Terlihat sejak menit pertama memasuki panggung, suara ritme rancak kendang dan sangarnya lambaian dadak merak yang dibawakan langsung membius penonton tak berkedip.

Istimewanya lagi, diantara ribuan pasang mata yang memadati alun-alun terdapat tamu kehormatan yakni Anie Harjati, istri dari Hashim Djojohadikusumo sekaligus adik ipar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto didampingi Plt Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita.

Kepala SMAN 1 Pulung Titik Ruwaidah,S.Pd, M.Pd menyempatkan hadir langsung menyaksikan, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya menyaksikan anak didiknya berlaga di dampingi Ratih Hemawanti,S.Pd Wakasek Kesiswaan.

“Luar biasa Alhamdulillah saya sangat bangga dan senang sekali karena anak-anak penuh semangat benar-benar menunjukan  kompetensinya dalam seni reog terlihat pada penampilan malam ini sungguh sangat luar biasa,”ujar Titik dengan mata berbinar.

Di balik suguhan kesuksesan penampilan yang solid luar biasa tersebut, terdapat dedikasi latihan yang tak main-main.

Sang pelatih, Ria Kusuma Wardani membeberkan Taruno Jayengrono membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan diri dengan fase latihan intensif yang dipadatkan selama satu bulan terakhir.

Untuk menggemparkan panggung alun-alun SMAN 1 Pulung menurunkan kekuatan penuh. Sebanyak 100 kru yang terdiri dari  jathil,  warok, wiraswara, senggak dan bujang ganong yang tampil kompak merupakan siswa-siswi kebanggaan SMAN 1 Pulung.

Latihan demi latihan yang dalam kegiatan ekstra kurikuler membuat siswa kru reog semakin matang.

Namun menjelang dua bulan pelaksanaan FRNP XXXI intensitas latihan ditingkatkan secara signifikan demi mematangkan koreografi dan keselarasan musik pengiring.

Dibawah asuhan pelatih bertangan dingin Mbak Ria Kusuma Wardani anak-anak berbakat ini digembleng hingga mampu tampil tanpa celah di panggung utama.

Penampilan ini menjadi bukti komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam mengasah kompetensi kegiatan non akademik siswa.

“Adanya grup Reog Taruno Jayengrono sekaligus mengambil peran aktif dalam melestarikan warisan budaya leluhur terutama seni Reog Ponorogo yang kini telah resmi diakui secara global oleh UNESCO,”terangnya.

Melihat performa penampilan anak-anak di ajang FNRP XXXI ini pihak sekolah menaruh harapan besar agar reog kebanggaan mereka bisa membawa nama harum sekolah.

“Target kami mudah-mudahan penampilan anak-anak malam ini bisa masuk dalam jajaran 10 besar,”tuturnya.

Ke depan Titik optimis bisa lebih baik lagi dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki anak serta didukung kolaborasi penuh oleh pembina, pelatih, komite dan orang tua wali murid.

Dengan debut yang memukau ini SMAN 1 Pulung tidak hanya sukses mencatatkan namanya dalam sejarah FNRP XXXI namun juga menegaskan komitmennya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang konsisten menjaga dan merawat kelestarian budaya adi luhung Reog Ponorogo di kalangan generasi muda.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru