Ponorogo, Beritaplus.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0802/Ponorogo terus dikebut. Selain mengerjakan sasaran fisik utama, Satgas TMMD juga melaksanakan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon.
Salah satu sasaran rehab RTLH adalah rumah milik Mbah Parmi di Dukuh Gupit. Pada Selasa (21/7/2026), proses pembongkaran rumah dimulai sebagai tahap awal sebelum dilakukan pembangunan kembali dari nol agar menjadi rumah yang layak huni.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta
Belasan personel TNI dari Yonif TP 934/SBY yang dipimpin Danki Satgas, Kapten CKM Suroto, bersama puluhan warga Dukuh Gupit tampak bahu-membahu melakukan pembongkaran dan pembersihan rumah. Suasana gotong royong berlangsung penuh semangat, dengan kebersamaan yang terlihat dari kekompakan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Tokoh masyarakat Dukuh Gupit, Miskun (55), mengatakan bahwa warga telah lama menantikan bantuan rehabilitasi rumah untuk Mbah Parmi. Menurutnya, kondisi rumah tersebut sudah tidak layak huni, sementara secara ekonomi keluarga Mbah Parmi termasuk warga yang membutuhkan perhatian.
Baca juga: Lima Tim Pusat Verifikasi KDKMP di Ponorogo, Pastikan Kesiapan Koperasi Sebelum Beroperasi
"Hari ini dimulai pembangunan rumah Mbah Parmi yang mendapat program pembangunan dari TMMD TNI. Proses pembongkaran rumah ini membutuhkan banyak tenaga, sehingga kami bersama masyarakat dan bapak-bapak TNI bergotong royong membongkar rumah tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam membantu proses pembangunan menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Desa Bulu Lor.
Baca juga: HUT ke-81 TNI, Kodim 0802/Ponorogo Gelar Tasyakuran dan Bagikan 100 Paket Sembako
Semangat kebersamaan antara warga dan personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo diharapkan mampu mempercepat penyelesaian program RTLH sesuai target yang telah ditetapkan. Dukungan penuh masyarakat juga menjadi modal penting agar seluruh sasaran TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.(aw)
Editor : Redaksi