Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Nasional, Transformasi Pelindo Berbuah Prestasi

Reporter : Redaksi
Syaiful Anam Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT TTL. Foto/TTL

SURABAYA, BeritaPlus.id - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) meraih dua penghargaan nasional pada 8 Oktober 2026. Pengakuan tersebut diberikan atas inovasi pelabuhan berkelanjutan dan penguatan komunikasi perusahaan setelah lima tahun menjalani transformasi dalam integrasi Pelindo.

Dua penghargaan yang diraih TTL adalah kategori Sustainable Port Innovation of the Year dalam Indonesia Logistics Awards 2026 di Jakarta dan kategori Media Internal, subkategori Video Profile, pada The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Surakarta.

Baca juga: Arus Petikemas Terminal Teluk Lamong Tembus 2,29 Juta TEUs, Tumbuh 12,54 Persen

Capaian tersebut memperlihatkan upaya perusahaan dalam membenahi operasional terminal, meningkatkan efisiensi layanan, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital. TTL juga terus mengembangkan inisiatif ramah lingkungan untuk mendukung operasional pelabuhan yang berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengatakan penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Bagi kami, inovasi bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana perubahan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa, perusahaan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Anam.

Digitalisasi Dorong Efisiensi Layanan

Selama lima tahun terakhir, TTL menjalankan berbagai inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan kepastian pelayanan kapal. Perusahaan melakukan penanganan terhadap tantangan arus kuat di dermaga domestik serta menerapkan Berthing Priority dan Berthing Window untuk mengoptimalkan pengaturan sandar kapal.

Digitalisasi menjadi bagian penting dari transformasi tersebut. TTL mengimplementasikan Terminal Booking System (TBS) dan mengembangkan EAZI (Express Anchorage Zone Service) untuk mendukung percepatan pergantian kapal.

Perusahaan juga memperkuat integrasi pengelolaan tiga terminal, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian. Integrasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mendorong layanan kepelabuhanan yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Peningkatan kinerja terminal diharapkan mendukung kelancaran arus barang dan rantai pasok. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan daya saing logistik Jawa Timur dan Indonesia.

Perkuat Komitmen Pelabuhan Hijau

Baca juga: TTL Buka Peluang Kerja bagi Warga Ring 1 Lewat Lamong Cukur

Di luar peningkatan produktivitas, TTL mengembangkan konsep pelabuhan hijau melalui elektrifikasi peralatan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan berbagai langkah untuk menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional.

Komitmen perusahaan juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Sejumlah kegiatan yang dijalankan mencakup pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan keterampilan masyarakat, serta budidaya kepiting soka.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. TTL berupaya membangun ekosistem terminal yang tidak hanya produktif, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Penghargaan Komunikasi Jadi Pengakuan Transformasi

Selain inovasi operasional, TTL mendapat apresiasi melalui penghargaan AHI 2026 untuk kategori Video Profile. Penghargaan ini berkaitan dengan upaya perusahaan menyampaikan perjalanan transformasi, kemampuan operasional, dan inovasi layanan kepada publik.

Menurut Anam, komunikasi korporat berperan menjelaskan perkembangan dan kontribusi perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Namun, reputasi yang kuat harus bertumpu pada kinerja dan kualitas layanan.

“Reputasi yang baik bukan hanya dibangun melalui komunikasi, tetapi terutama melalui kinerja dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh pengguna jasa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa komunikasi perusahaan perlu memastikan inovasi dan manfaat yang dihasilkan TTL dapat diketahui serta dipahami oleh pengguna jasa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dua penghargaan tersebut melengkapi apresiasi yang diterima TTL sepanjang 2026, termasuk di bidang inovasi pelayanan logistik maritim, transformasi digital, serta pelaksanaan program sosial dan lingkungan.

Memasuki fase lanjutan setelah lima tahun merger Pelindo, TTL berkomitmen melanjutkan peningkatan produktivitas, memperkuat integrasi tiga terminal, memperluas digitalisasi, dan mengembangkan inovasi berkelanjutan.

Melalui semangat “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”, perusahaan menargetkan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung efisiensi logistik nasional dan meningkatkan daya saing maritim Indonesia.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru