x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

IPW Desak Polres Pasuruan segera Periksa Oknum Kapolsek Terlibat Markus

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan-beritaplus.id | Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polres Pasuruan segera meriksa Kapolsek Purwosari AKP HD terkait dugaan kasus makelar kasus (Markus) yang meminta sejumlah uang ke istri terduga tersangka narkoba.

"Kasus Markus yang diduga melibatkan oknum Kapolsek harus diusut sampai tuntas. Sebagai contoh bahwa penegakan hukum tidak pandang bulu, penegakan hukum itu 'equality before the law'," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso saat dikonfirmasi melalui WA-nya, Selasa (26/3/2024).

Ia mengapresiasi Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Candra yang telah menurunkan tim propam dengan melakukan pemeriksaan sejumlah orang untuk dimintai keterangannya dalam mengusut kasus Markus tersebut.

"Pemeriksaan harus berdasarkan data dan alat bukti. Serta secara profesional dan transparan," imbuhnya.

Sugeng meminta, pemberian uang mengalir ke oknum Kapolsek harus diruntut."Apakah benar pemberian uang dari istri terduga tersangka narkoba ke oknum Kapolsek atau melalui perantara Upik oknum LSM,? Kalau itu ada pemberian uang maka Upik harus diperiksa lebih dalam," imbuhnya.

Menurutnya, kasus suap atau gratifikasi dilakukan secara bersama-sama. IPW mengingatkan, kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk tidak menjadi perantara atau terlibat dalam kasus suap atau gratifikasi.

Senada juga dikatakan Lujeng Sudarto Direktur Pusat Studi dan Avokasi Kebijakan Publik (PUSAKA). Dikatakan dia, apabila dugaan praktek markus terbukti, maka siapapun yang terlibat dengan peran masing-masing harus dibawa ke ranah pidana.

"Jika ternyata melibatkan oknum kepolisian, maka selain menerima konsekuensi pidana, harus diberhentikan atau dipecat dari institusi kepolisian," ujar Lujeng.

Ia menilai, kasus Markus terduga melibatkan oknum Kapolsek merupakan "Crimina legatorum commissa sunt pessima crimina" (Kejahatan yang dilakukan oleh aparatur hukum). "Kejahatan ini adalah seburuk-buruknya kejahatan," ujar Lujeng.

Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Chandra menyatakan telah melakukan penyelidikan oknum Kapolsek yang diduga menerima sejumlah uang dari istri terduga tersangka narkoba. Saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Kasus bermula, saat suaminya berenisial DN tersangkut kasus narkoba ditangkap Polda Jatim pada bulan Februari 2024 di kawasan Kejayan. Ingin suaminya bebas, berbagai cara dilakukan. Salah satunya pemberian uang ke Kapolsek Purwosari AKP HD sebesar Rp 30 juta. Uang tersebut diberikan di rumah Upik disaksikannZaeni dan kakaknya.(dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...