x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Legal Apartemen The City Square Akui Serah Terima Unit Baru Dilakukan Setelah PPJB

Avatar Redaksi
Redaksi
Kamis, 28 Mar 2024 15:56 WIB
Hukum dan Kriminal
DPRD-Pasuruan-Ramadhan

Surabaya-beritaplus.id | Anwar, SH, Legal Hukum PT. Putra Mahakarya Sentosa selaku pengembang Apartemen The City Square dihadirkan sebagai saksi atas gugatan yang dilayangkan salah seorang konsumen di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam kesaksiannya, Anwar terlihat mengamini sebagian peristiwa hukum dalam gugatan yang dilakukan Direktur PT Sinar Cemaramas Abadi, Heru Herlambang Alie.

Peristiwa hukum itu terkait penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) antara penggugat dan tergugat baru dilakukan setelah unit diserahkan ke penggugat.

"Serah terima unit dulu baru PPJB," kata saksi menjawab pertanyaan kuasa hukum penggugat, Hans Edward Hehakaya dalam persidangan. Kamis (28/4/2024).

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Djunaedi, Anwar juga membenarkan jika sertifikat unit Apartemen type SOHO belum diserahkan pihak pengembang ke penggugat.

"Sertifikatnya memang belum jadi," ujarnya.

Selain itu, Saksi yang mengaku baru bekerja sebagai Legal Hukum di PT. Putra Mahakarya Sentosa pada Januari 2024 ini menyangkal terkait persoalan luas unit yang tidak sesuai dengan perjanjian. Padahal menurut penggugat, dalam perjanjian tertulis luas apartemen yang dibeli seluas 408 meter persegi, namun setelah dilakukan pengukuran dan diperkuat dengan sidang Peninjauan Setempat tanggal 01 Maret 2024, luasnya hanya 300 meter persegi.

"Penjualannya sistem semi gross, tidak aturan yang mengatur. Semua apartemen seperti itu," pungkas Anwar yang dihadirkan sebagai saksi oleh pihak pengembang Apartemen The City Square.

Untuk diketahui, dalam gugatannya penggugat meminta agar Pengembang Apartemen The City Square selaku tergugat untuk membayar kerugian materiil dan immateriil yang totalnya sebesar Rp.14.350.000.000 (Empat Belas Milliar Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Penggugat juga minta tergugat untuk mengembalikan uang pembelian apartemen sebesar tujuh miliar dua ratus lima puluh juta rupiah (7.250.000.000).

Editor : Ida Djumila

beritaplus.id horizontal
Artikel Terbaru
Kamis, 18 Apr 2024 22:04 WIB | TNI dan Polri
Wadan Puspenerbal Hadiri Safari Binkorps Pelaut 2024 ...
Kamis, 18 Apr 2024 16:41 WIB | Peristiwa
Sejumlah Non Governmental Organization (NGO) yang tergabung dalam Pusat Studi dan Avokasi Kebijaksanaan Publik (PUSAKA) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan serta DPRD setempat segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tempat hiburan malam ...
Kamis, 18 Apr 2024 15:07 WIB | Peristiwa
Pelepasan dan Perpisahan SMA Negeri 21 Medan Ajaran 2023/2024 ...