x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Ada Pidana Dan Pungli Pemilik Tanah Pakijangan Laporkan Pengapling Tanah Ke Polisi Dan Kejaksaan

Avatar Didik Nurhadi

Hukum dan Kriminal

Pasuruan - beritaplus.id | Gegara tanahnya tidak dibayar, seorang pria melaporkan pengapling ke polisi. Tak hanya itu, Sigit warga asal Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi juga melayangkan aduan dugaan mafia tanah yang melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) Pakijangan, Kecamatan Wonorejo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan.

Sigit menceritakan, Tahun 2001 tanah miliknya seluas 12626 M2 terletak di Dusun Domas, Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo dijual ke Rosiatin warga Besuki, Desa Kejapanan, Gempol. Tanah tersebut oleh pembeli dijual kaplingan.

"Tanah dibeli Rosiatin Rp 250 juta. Baru dikasih DP (uang muka) sebesar Rp 50 juta. Sisanya akan dibayar apabila tanah tersebut kaplingan laku 30 persen," kata Sigit usai melaporkan kasus itu ke Polisi, Minggu (16/6/2024).

Bahkan, sebut Sigit, dalam perjanjian si terlapor siap didenda per hari Rp 50 ribu. "Tertuang diperjanjian apabila terlapor tidak bisa membayar sisanya maka didenda Rp 50 ribu per hari. Kenyataannya sampai saat ini tanah saya belum dibayar lunas," imbuhnya.

Ia mengaku, kasus tanahnya sudah sampai di Pengadilan. "Dulu ada yang yang sanggup menyelesaikan tapi ujung-ujungnya tidak beres. Malah kini kasusnya semakin rumit dan timbul jual beli ganda," ujar Sigit.

Eko R Handoko pengacara korban mengatakan, kasus tanah yang dialami kliennya kini telah dilaporkan ke Polres Pasuruan serta kejaksaan. "Sudah kita laporkan ke Polres Pasuruan untuk pidananya. Sedangkan dugaan pungli kita laporkan ke kejaksaan," tegas Eko.

Ia menduga, selain pungli ada keterlibatan mafia tanah. Sebab Pemerintah Desa (Pemdes) setempat mengeluarkan AJB (Akte Jual Beli) PPATS (Pejabat Pembuat Akte Tanah Sentara) yang ditanda tangani oleh Kades Pakijangan dan Camat Wonorejo. Padahal, lanjut Eko tanah milik orang tua kliennya bernama

"Sesuai sertifikat hak milik tanah itu masih milik Hj Siti Nur Muamunah orang tua Sigit (kliennya)," jelasnya.

Hj Siti Nur Muamunah mempunyai empat orang anak. Diantara, Sugeng, Sigit, Yayuk dan Fifin. Ketiga anak Bu Siti ini telah meninggal. Tinggal satu anak yakni Sigit.

Ia meminta, laporan yang dilayangkan ke Polres Pasuruan dan Kejaksaan serius ditindak lanjuti oleh penyidik. Dan siapa-siapa yang terlibat harus diproses sesuai aturan hukum berlaku. "Polisi dan kejaksaan harus serius mengusut kasus ini. Ada dugaan kasus tersebut melibat banyak pihak dan mafia tanah," pintanya.

Sementara Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra berjanji akan mengusut kasus sampai tuntas. "Kita akan usut siapa pun yang terlibat tentunya akan kita tindak sesuai aturan hukum," tegasnya.

"Biar penyidik bekerja dulu mendalami laporan korban dengan mengumpulkan bukti dan dokumen. Setelah itu baru keterangan para saksi," pungkasnya.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Selasa, 03 Feb 2026 18:49 WIB | Peristiwa

Alip Sugianto: FPK Ponorogo Silaturohim ke Pesantren Darul Huda Mayak

Ponorogo, beritaplus.id | Alip Sugianto, ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo beserta jajaran pengurus sowan Kiai di Pondok Pesantren ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:47 WIB | Peristiwa

Panitia Tegaskan Konser Amal 1 Irama Tetap Digelar dengan Mengedepankan Nilai Religius

SAMPANG,Beritaplus.id — Panitia pelaksana Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara memastikan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 tetap b ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:41 WIB | Politik dan Pemerintahan

Satgas MBG Sampang Tegaskan Pengawasan Ketat, Warga Diminta Laporkan Menu Tak Layak

SAMPANG,Beritaplus.id - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kelayakan menu makanan yang dibagikan ...
Selasa, 03 Feb 2026 16:40 WIB | Peristiwa

Bikin Malu ! Tidak Bayar Utang Bangun Tempat Wisata. Kades Sumberejo Digugat 

Pasuruan, beritaplus.id | Diduga, tidak membayar utang bahan meterial bangunan saat bangun tempat wisata. Kades Sumberejo, Kecamatan Winongan, Sakri digugat ...
Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB | Peristiwa

Bazar UMKM Hidupkan Kembali Aktivitas Pasar Margalela Sampang

SAMPANG, Beritaplus.id - Festival Bazar UMKM yang digelar di Pasar Margalela Kabupaten Sampang Madura menjadi magnet baru bagi masyarakat.  Kegiatan yang ...
Selasa, 03 Feb 2026 14:38 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pasca Darurat Banjir di Gempol. Lek Sul minta Pemkab Tanggap

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan ...