x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Warung Angkringan ANTIQUE di Jombang Temukan Transaksi Uang Palsu

Avatar Muhajir

Peristiwa

Jombang - beritaplus id | Pada Sabtu malam Minggu, tanggal 6 Juli 2024, Warung Kopi Antiq yang terkenal di Jombang menjadi saksi dari sebuah insiden yang mengejutkan. Warung kopi yang biasanya ramai dengan pengunjung ini, secara tidak sengaja menerima uang palsu dalam salah satu transaksinya. Pedagang kopi di warung tersebut tidak menyadari adanya kejanggalan pada uang yang diterima hingga hari Minggu.

Warung Kopi ANTIQUE yang berlokasi di pusat kota Jombang, adalah tempat favorit bagi warga sekitar untuk bersantai dan menikmati kopi, dengan live musik. Pada malam Sabtu itu, suasana seperti biasa ramai dengan pengunjung yang datang untuk melepas penat setelah beraktivitas. Transaksi demi transaksi berlangsung tanpa hambatan, hingga akhirnya salah satu transaksi melibatkan uang pecahan Rp100.000 yang ternyata palsu.

Pedagang kopi di Warung Kopi ANTIQUE baru menyadari keberadaan uang palsu tersebut pada hari Minggu pagi ketika sedang menghitung hasil penjualan. "Awalnya kami tidak menyadari bahwa ada uang palsu di antara uang yang kami terima. Semua berjalan seperti biasa hingga pagi ini ketika kami menghitung hasil penjualan," ujar salah satu pedagang kopi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Segera setelah menyadari bahwa mereka telah menerima uang palsu, pedagang kopi tersebut memutuskan untuk menginformasikan kejadian ini kepada anggota grup WhatsApp Warung Kopi Antiq. Di dalam grup tersebut, mereka memposting gambar uang pecahan Rp100.000 dengan tulisan "Uang Palsu Hati-Hati Lurrr," Pesan tersebut dengan cepat menyebar di kalangan anggota grup, mengingatkan mereka untuk lebih waspada dalam menerima uang.

Adi pedagang kopi angkringan Antique menyampaikan ciri ciri uang yang di terima itu tidak mempunyai Gambar tanda air, dan tektur kertasnya sangat berbeda " saat di terawang tidak ada gambar nya(tidak ada gambar tanda air, serta tektur kertas berbeda". Ungkap Adi pemilik Angkringan ANTIQUE.

Reaksi para anggota grup WhatsApp cukup beragam. Beberapa merasa terkejut dan khawatir, sementara yang lain mengungkapkan keprihatinan dan memberikan saran agar lebih berhati-hati.

"Wah.. lhakok enek pelanggan sing resek Iki di" "Kita semua harus lebih waspada, tidak hanya di warung kopi, tetapi juga di tempat lain," tulis salah satu anggota grup.

Insiden ini membawa pesan moral yang sangat penting bagi masyarakat. Dalam situasi seperti ini, kewaspadaan adalah kunci. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa uang yang diterima, terutama dalam transaksi yang melibatkan uang tunai. Uang palsu dapat beredar di mana saja, dan dengan meningkatkan kewaspadaan, kita dapat meminimalkan risiko menjadi korban.

Kejadian di Warung Kopi ANTIQUE ini juga menggarisbawahi pentingnya kerjasama serta menginformasikan antar masyarakat serta pedagang. Dengan saling menginformasikan kejadian seperti ini, kita dapat membantu mencegah penyebaran uang palsu dan melindungi satu sama lain dari penipuan.

Pedagang kopi di Warung Kopi ANTIQUE berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua orang untuk selalu berhati-hati. "Kami berharap tidak ada lagi yang mengalami kejadian seperti ini. Marilah kita semua lebih waspada dan selalu memeriksa uang yang kita terima," tambahnya.

Warung Kopi ANTIQUE sendiri berencana untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menyediakan alat pendeteksi uang palsu di tempat mereka. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Insiden di Warung Kopi ANTIQUE ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kewaspadaan dalam setiap transaksi adalah hal yang sangat penting. Dengan lebih berhati-hati, kita dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan melindungi diri kita serta orang-orang di sekitar kita dari penipuan.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Senin, 26 Jan 2026 15:36 WIB | Politik dan Pemerintahan

BK DPRD Kab. Pasuruan Tunggu Laporan Resmi Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Menyeret AAU 

Pasuruan, beritaplus.id | Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan belum bisa memproses kasus dugaan penganiayaan yang menyeret AAU anggota ...
Senin, 26 Jan 2026 14:14 WIB | Politik dan Pemerintahan

Bupati Sampang Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Harus Berdampak Nyata Bukan Sekadar Formalitas

SAMPANG, Beritaplus.id — Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 ...
Senin, 26 Jan 2026 05:38 WIB | Politik dan Pemerintahan

SMAN 2 Ponorogo Gelar Smada Futsal Championship ke-19, Diikuti 62 Tim se-Eks Karesidenan Madiun hingga Trenggalek

Ponorogo, beritaplus.id | Kembali SMA Negeri 2 Ponorogo yang dinahkodai Mursid menggelar Smada Futsal Championship (SFC) ajang bergengsi pelajar di bidang ...
Senin, 26 Jan 2026 03:01 WIB | Peristiwa

Kwarcab Ponorogo Gelar KMD, Diikuti 42 Peserta dari Mahasiswa UMPO

Ponorogo, beritaplus.id | Dalam rangka membekali pengetahuan, ketrampilan, serta sikap dasar sebagai pembina pramuka yang profesional dan berkarakter Kwartir ...
Senin, 26 Jan 2026 02:58 WIB | Peristiwa

Pengurus FPK Pasuruan Raya Terbentuk. Ki Bagong Tekankan Solid dan Melestarikan Budaya  

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua Umum (Ketum) Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur, Ki Bagong Sabdo Sinukarto melantik pengurus FPK Pasuruan Raya priode ...
Minggu, 25 Jan 2026 17:38 WIB | Peristiwa

Disbudparpora Ponorogo–Pepadi Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Dalang Bocah Ikut Tampil

Ponorogo, beritaplus.id — Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo terus berupaya nguri-nguri kesenian wayang kulit b ...