x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Jalan Desa Diklaim, Warga Bulusari Marah, Layangkan Aksi Protes ke Pemkab 

Avatar Zaenal Khozin

Peristiwa

Pasuruan, beritaplus.id | Gegara klaim jalan desa, sejumlah warga bersama tokoh masyarakat Desa Bulusari, Kecamatan Gempol marah dan melakukan aksi protes dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Tolak Penguasaan Aset Jalan', Jumat (30/8/2024). Tuntutan mereka, aset jalan desa dikembalikan seperti semula.

Kades Bulusari, Siti Nurhayati, membenarkan aksi protes yang dilakukan sejumlah tokoh masyarakat. "Warga dan tokoh masyarakat meminta aset berupa jalan di di sepanjang poros diwilayah Desa Bulusari dikembalikan ke pemerintah desa," ujar Kades Bulusari. 

Ia pun mengaku kaget, disodorkan tujuh sertifikat untuk ditanda tangani. Selama ini, Pemkab Pasuruan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pasuruan tidak pernah melakukan sosialisasi terkait masalah ini. 

"Tidak ada sosialisasi ke Pemdes Bulusari soal itu (Jalan Desa). Tapi tiba-tiba saya disodorkan untuk tanda tangan. Ini kan aneh," kata dia.

Selama ini, jelas Kades Bulusari, yang memperbaiki jalan desa itu pemerintah desa sendiri. "Sejak dulu semua jalan desa yang ada di Bulusari dibangun oleh pemerintah desa sendiri dengan memakai dana desa. Bukan Pemkab Pasuruan," urainya. 

Sebagai bentuk protes, pihaknya melayangkan surat ke Pemkab Pasuruan dan juga pihak BPN. "Kami sudah surati Pemkab dan BPN terkait persoalan ini," imbuhnya.   

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo menegaskan, hanya melakukan admintrasi semua aset Pemkab Pasuruan salah satu jalan untuk dilegalitaskan. Tujuan, jelas Digdo, melakukan pembangunan jalan. 

"Jalan itu masuk fasilitas umum. Makanya perlu legalitas (disertifikatkan). Kalau tidak dilegalitaskan kita tidak bisa membangunnya," jelas Digdo. 

Menanggani aksi protes sejumlah warga dan tokoh masyarakat Bulusari. Digdo menilai hanya salah paham. "Perlu duduk bersama dengan pemerintah desa membahas bukti kepemilikan. Hanya perlu penyamaan persepsi antara Pemkab dengan Pemdes itu saja," pungkasnya.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Minggu, 11 Jan 2026 14:42 WIB | Peristiwa

Pelantikan Pengurus LSM FPSR Sidoarjo, Agus Harianto Jadi Ketua

Pelantikan Pengurus LSM FPSR Sidoarjo, Agus Harianto Jadi Ketua ...
Minggu, 11 Jan 2026 05:09 WIB | Peristiwa

Drama Kartu Merah dan Gol Dianulir, Madura United Tumbang 0-3 dari PSIM

PAMEKASAN, Beritaplus.id – Pertandingan Madura United melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu malam ( ...
Sabtu, 10 Jan 2026 17:28 WIB | Hukum dan Kriminal

Polres Gresik Tutup Mata Atas Galian C Diduga Ilegal

Polres Gresik Tutup Mata Atas Galian C Diduga Ilegal ...
Sabtu, 10 Jan 2026 15:20 WIB | Peristiwa

Kasatpol PP Akui Gudang di Nogosari Nampung Bahan Kimia Tapi Tak Disegel 

Kasatpol PP Akui Gudang di Nogosari Nampung Bahan Kimia Tapi Tak Disegel  ...
Jumat, 09 Jan 2026 20:07 WIB | Peristiwa

Tebar Kepedulian Sosial, Bun Wid dan Istri Santuni Anak Yatim Secara Konsisten

Sampang - beritaplus.id | Komitmen terhadap kepedulian sosial terus dijaga Kepala Desa Ketapang Daya, Bun Wid, bersama istrinya, Cica Herlina. Keduanya secara ...
Jumat, 09 Jan 2026 18:35 WIB | Peristiwa

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Berikan Penghargaan Polisi Berprestasi 

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Berikan Penghargaan Polisi Berprestasi  ...