x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Serah Terima Tanah Wakaf H.Basaroddin Bersama Unwaha Jombang

Avatar Khoiri

Peristiwa

Jombang - beritaplus.id | Dikutip dari laman Unwaha, Pengembangan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang menuju kampus bertaraf internasional terus mengalir dari berbagai pihak.

Kali ini berupa wakaf tanah yang sekaligus secara simbolis dilakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kampus 2, di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (6/10/2024).

Penyerahan tanah wakaf seluas kurang lebih 2 hektare tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakif yaitu H. Basaroddin kepada Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU), Ibu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., dan disaksikan oleh seluruh jajaran pimpinan Unwaha Jombang.

H. Basaroddin dalam sambutannya mengungkapkan, alasan mewakafkan tanahnya kepada yayasan yaitu sebagai bentuk pengabdian kepada guru-gurunya.

“Ini adalah suatu bentuk wujud syukur saya dan harapannya dapat dimanfaatkan demi kebaikan. Selain itu, ini (wakaf, red) merupakan contoh ketakdziman saya kepada guru-guru kita,” ujar pria yang juga merupakan Kepala Desa Banjarsari tersebut.

Sementara itu, Ketua YPTBU, bu Nyai Hj. Hizbiyah Rochim Wahab, M.A., mengucapkan terimakasih atas kemurahan hati yang diberikan oleh H. Basaroddin. Beliau juga berharap, aset yang diterima oleh Yayasan dapat dikembangkan dan berkontibusi terhadap kemajuan Unwaha Jombang.

“Kita siapkan ini (lahan wakaf, red) untuk menyongsong generasi Indonesia Emas tahun 2045. Sehingga menjadikan anak-anak kita yaitu generasi penerus bangsa dapat melanjutkan cita-cita para pendahulu kita,” sambut beliau.

Hal tersebut juga diamini oleh Rektor Unwaha Jombang, Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng. Beliau juga meminta dukungan kepada masyarakat agar pengembangan lahan wakaf tersebut dapat segera terealisasi. Seperti yang disebutkan, lahan ini nantinya diperuntukkan untuk pembangunan Kampus 2.
“Kami memohon restu agar langkah kami ke depan untuk bisa mewujudkan Unwaha yang lebih baik dalam hal kuantitas maupun kualitas mahasiswanya,” ucap Rektor Unwaha.

Hadir pada kesempatan ini, di antaranya Ketua Pembina YPTBU, KH. Hasib Wahab dan seluruh jajaran pengurus YPTBU, dan beberapa undangan seperti Kepala Bagian Umum LLDIKTI VII Jawa Timur, Dr. dr. Ivan Rovian, M.Kp.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a dan peletakan batu pertama Kampus 2 Unwaha Jombang oleh KH. Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz. 

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Senin, 05 Jan 2026 07:30 WIB | Peristiwa

HUT ke-34, Bank Rasuna Siap Buka Kantor Kas di Magetan dan Trenggalek pada 2026

Ponorogo, beritaplus.id — Mengusung tema “Tumbuh Berkembang Menyongsong Masa Depan”, PT BPR Raga Surya Nuansa (Bank Rasuna) menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahu ...
Minggu, 04 Jan 2026 20:54 WIB | Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Gudang Farmasi RSUD Hardjono Ponorogo

Ponorogo - beritaplus.id | Terlihat satu unit mobil Damkar berusaha memadamkan si jago merah mengamuk di gudang farmasi lantai dua. Kabag humas RSUD Hardjono ...
Minggu, 04 Jan 2026 15:50 WIB | Politik dan Pemerintahan

Dr. Ir. Transtoto H : Hutan Dan Ekosistemnya Sistem Penunjang Kehidupan

Jogjakarta - beritaplus.id | Planet kecil ini, yang usianya sudah sangat tua, yang disebut bumi, sudah ratusan juta tahun, terdiri atas daratan sepertiga, ...
Minggu, 04 Jan 2026 15:17 WIB | Politik dan Pemerintahan

Kemenag Ponorogo Gelar Wayang Combo Tandai Penutupan HAB ke-80 Kemenag RI

Ponorogo, beritaplus.id | Rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Ponorogo resmi ditutup dengan ...
Minggu, 04 Jan 2026 13:48 WIB | Politik dan Pemerintahan

Wabup Minta RS Asih Abyakta Dievaluasi Usai Pasien Telat Penanganan Meninggal

Wabup Minta RS Asih Abyakta Dievaluasi Usai Pasien Telat Penanganan Meninggal ...
Minggu, 04 Jan 2026 08:02 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai Reflektif Dzulhijjah Fajar: Peran Ganda Kades Antara Legitimasi Elektoral dan Administratif  

Ponorogo - beritaplus.id | "Ketika desa menjadi objek berita, terutama yang bernada negatif, dwi legitimasi ini diuji secara ekstrem," ucap Dzulhijjah Fajar, ...