Pasuruan, beritaplus.id | Khoirul pelaku penganiayaan dan pembunuhan gemparkan warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan ternyata masih keponakan seorang Kepala Dusun (Kasun). Sempat terjadi keributan antara pihak keluarga korban dengan Kasun saat pihak kepolisian dari Polsek Pandaan bersama Satreskrim Polres Pasuruan melakukan olah TKP dilokasi kejadian.
Melihat kondisi mayat korban dipenuhi luka lebam pada wajah. Pihak keluarga korban langsung marah ke pelaku yang saat itu dihadirkan oleh penyidik. Salah satu keluarga korban meminta, pelaku dari hukum berat.
"Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Nyawa harus dibayar nyawa," kata salah seorang keluarga korban pada beritaplus.id.
Ia menyebut, pelaku pembunuhan keluarganya itu masih saudara Supono Kasun Besengol, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan. Dirinya heran, pelaku tega korban. Padahal, Mustakim rekan seprofesinya.
Lain tempat, Supono mengakui pelaku pembunuhan di dalam Villa keluarga masih saudaranya. Ia menceritakan, pelaku dengan istrinya sudah cerai. Dari hasil perkawinan itu, pelaku dikaruniai seorang anak. "Sejak bercerai dengan istrinya. Pelaku bersifat temperamental," ujar Supono.
Ia menduga, karena bercerai dengan istrinya. Sifat pelaku berubah drastis. Supono pun menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum.
Seperti diketahui sebelumnya, jasad Mustakim ditemukan tergeletak di samping kandang ayam ditempat korban bekerja pada, Minggu (16/3/2025) sore dengan kondisi mengenaskan. Dimulut dan hidung korban keluar darah. Bagian wajah terdapat luka lebam. Sebelum meninggal korban sempat cek-cok. Pelaku tidak diterima, korban pun ditendang pada bagian rahang dan akhirnya meninggal. (dik)
Editor : Ida Djumila