x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Narasumber di Kajian Ramadhan PDM Ponorogo, Suli Da’im Gelorakan Spirit Al-Ma’un di Bidang Politik

Avatar Bayu

Politik dan Pemerintahan

Ponorogo, beritaplus.id | Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo pada Bulan Ramadhan 1445 H ini menyelenggarakan kegiatan kajian Ramadhan bertempat di Expotorium Universitas Muhamadiyah Ponorogo Minggu, (16/3/2025).

Kegiatan Yang mengusung tema Membangun Peradaban untuk Masyarakat yang Berkemajuan tersebut dihadiri berbagai macam tokoh publik, akademisi, Dr. H. Suli Da’im, S.Pd., M.M. selaku Anggota DPRD Jawa Timur.

Luar biasanya lagi kegiatan ini diikuti oleh kader dan pengurus Muhammadiyah Se-Kabupaten Ponorogo.

Kang Suli panggilan Suli Da’im diamanahi panitia untuk menyampaikan materi dengan topik Peran Kader dalam Membangun Dakwah Persyarikatan.

Dalam paparannya, Suli Da’im menyoroti urgensi diaspora kader sebagai bagian dari sinergitas dakwah persyarikatan terlebih pada sektor politik dan kebijakan publik. Namun, bekal utama yang harus dimiliki kader sebelum berdiaspora adalah pemahaman ideologi yang kuat.

“Salah satu bekal yang harus kita pegang sebagai kader Muhammadiyah adalah teologi Al-Ma’un yang telah diajarkan oleh KH. Ahmad Dahlan” ucap Suli Da’im.

Tak hanya itu anggota DPRD Jatim tersebut juga menyampaikan pemahaman KH. Ahmad Dahlan yang merujuk pada tafsir Syeikh Muhammad Abduh kita dapat memahami makna dari kata Al-Yatim pada Surah Al-Ma’un ini tidak hanya bermakna anak yang tidak memiliki bapak melainkan bisa lebih luas.

“Al-Yatim ini kan dimaknai beliau sebagai sebuah simbol masyarakat lemah, sehingga siapapun yang lemah dapat kita kategorikan disini termasuk yatim dalam hal politik, hukum, ekonomi, sosial dan pendidikan,"jelas politisi Partai Amanat Nasional.

Kemudian Dari teologi Al-Ma’un itu, maka muncul-lah 3 pilar gerakan dakwah Muhammadiyah yakni schooling (Pendidikan), healing (Kesehatan), feeding (Memberi/Sosial).

Dalam mengembangkan sinergitas dakwah di persyarikatan, kader memiliki peranan penting baik di internal Muhammadiyah dan Eksternal Muhammadiyah. Di lingkup eksternal Muhammadiyah, perlu adanya proses diaspora kader agar dakwah Muhammadiyah semakin luas dampaknya.

Namun, Suli Da’im berpesan bahwa diaspora kader terutama pada bidang politik dan kebijakan publik saat ini menjadi sangat penting dan urgent mengingat beberapa tantangan Muhammadiyah pada abad ke-2 ini sangat kompleks.

"Pada Abad Ke-2 Muhammadiyah memiliki berbagai macam tantangan mulai dari adanya Era Vuca, Society 5.0, Bonus Demografi hingga implementasi SDGS, maka saat ini para kader harus berdiaspora di sektor politik dan kebijakan publik agar dapat mengorkestrasi kepentingan kebangsaan dan keumatan sebagai bagian dari dakwah” ucap Suli Da’im

Beliau juga menambahkan bahwa sektor politik dan kebijakan publik perlu dipersiapkan sejak jauh hari baik kader yang ingin berdiaspora di legislatif dan eksekutif, akademisi, birokrasi, LSM, dan partai politik.

  1. "Namun, dimanapun para kader berdiaspora kami berharap agar para kader Muhammadiyah membawa spirit Al-Ma’un sehingga keputusan politik dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan semata-mata bentuk keberpihakan terhadap kelompok mustadh’afin atau kelompok lemah," pungkasnya.(aw)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Selasa, 03 Feb 2026 18:49 WIB | Peristiwa

Alip Sugianto: FPK Ponorogo Silaturohim ke Pesantren Darul Huda Mayak

Ponorogo, beritaplus.id | Alip Sugianto, ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo beserta jajaran pengurus sowan Kiai di Pondok Pesantren ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:47 WIB | Peristiwa

Panitia Tegaskan Konser Amal 1 Irama Tetap Digelar dengan Mengedepankan Nilai Religius

SAMPANG,Beritaplus.id — Panitia pelaksana Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara memastikan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 tetap b ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:41 WIB | Politik dan Pemerintahan

Satgas MBG Sampang Tegaskan Pengawasan Ketat, Warga Diminta Laporkan Menu Tak Layak

SAMPANG,Beritaplus.id - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kelayakan menu makanan yang dibagikan ...
Selasa, 03 Feb 2026 16:40 WIB | Peristiwa

Bikin Malu ! Tidak Bayar Utang Bangun Tempat Wisata. Kades Sumberejo Digugat 

Pasuruan, beritaplus.id | Diduga, tidak membayar utang bahan meterial bangunan saat bangun tempat wisata. Kades Sumberejo, Kecamatan Winongan, Sakri digugat ...
Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB | Peristiwa

Bazar UMKM Hidupkan Kembali Aktivitas Pasar Margalela Sampang

SAMPANG, Beritaplus.id - Festival Bazar UMKM yang digelar di Pasar Margalela Kabupaten Sampang Madura menjadi magnet baru bagi masyarakat.  Kegiatan yang ...
Selasa, 03 Feb 2026 14:38 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pasca Darurat Banjir di Gempol. Lek Sul minta Pemkab Tanggap

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan ...