x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

PUSAKA Minta Komisi I Gunakan Hak pengawasan dan Kordinasi dengan BPK Mengaudit KPU

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Silang sengkurat pengembalian sisa anggaran Pemilu 2024 terus berjalan. Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mencurigai penggunaan anggaran hibah di KPU Kabupaten Pasuruan tidak sesuai perencanaan. Bahkan, komisi membidangi hukum dan pemerintahan menduga adanya pengadaan fiktif pada kegiatan KPU.

Dugaan ini muncul, setelah Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan hearing dengan KPU terkait sisa pengembalian anggaran pemilu Rp 4,7 M

Menanggapi temuan ini, Lujeng Sudarto Direktur PUSAKA, meminta Komisi I DPRD Kabupaten segera mengambil langkah koordinasi dengan BPK untuk melakukan audit.

"Komisi I punya hak pengawasan bisa menggunakan hak itu untuk koordinasi dengan BPKP Jatim melakukan investigasi," ucap Lujeng beberapa hari lalu.

Sesuai UU Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, pada pasal 13 yang menjelaskan bahwa; “pemeriksa dapat melaksanakan pemeriksaan investigatif guna mengungkap ada indikasi kerugian negara/daerah dan/atau unsur pidana.

Untuk itu, PUSAKA menyarankan Komisi I segera sounding ke BPK Jatim. Mengambil langkah konsultatif ke BPK serta melakukan audit forensik terhadap penggunaan anggaran hibah KPU Pasuruan. Tidak sampai disitu, Komisi I juga harus menyampaikan polemik anggaran tersebut kepada APH supaya dilakukan penyelidikan secara serius.
"Kita tidak bisa hanya berpolemik terkait penggunaan anggaran di KPU yang diduga kurang transparan dan akuntabel," paparnya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan pihak KPU. Usai lembaga pemilihan umum ini mengembalikan sisa anggaran Pemilu 2024 senilai Rp 4,7 M ke Kasda dari total dana hibah Rp 75 Miliar.

Hanya saja, rapat yang digelar selepas berbuka puasa di Gedung Dewan, Rabu (26/3/2025) malam itu deadlock. Tidak ada titik temu antara dewan dan KPU,

Rapat yang sejogjanya digelar untuk meminta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran hibah untuk Pilkada Pasuruan ini menemui jalan buntu.

Itu terjadi setelah KPU gagal menjelaskan perihal perubahan pagu anggaran di beberapa kegiatan yang dilakukan KPU selama putaran Pilkada.

"Ada 22 kegiatan yang pagunya anggaran mengalami perubahan. Parahnya, perubahan pagu anggaran berubah sampai empat kali. Kok bisa iya, lalu dasar KPU apa," tanya Rudi Hartono Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan.

Politisi PKB asal Purwosari ini mengaku heran, berubahnya empat kali pagu anggaran di kegiatan KPU. "Setahu saya pagu anggaran tidak bisa berubah. Tapi ini bisa. Apalagi perubahan pagu di satu kegiatan bisa sampai empat kali perubahan," ujar Rudi sambil geleng-geleng kepala.

Pihaknya berencana akan koordinasi dengan Inspektorat untuk mengaudit anggaran di KPU. "Biar tidak gagal paham," imbuhnya.

Rudi prihatin melihat KPU yang seolah - olah tidak mendengarkan dan menghiraukan perintah Presiden untuk melakukan efisiensi anggaran.

“Ini di tengah Negara sedang gencar efisiensi anggaran, tapi KPU justru berfoya - foya dan berlomba menghabiskan anggaran yang tersisa,” tegasnya. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB | Peristiwa

Tasyakuran HUT Ke-119 SDN Mangkujayan 1 Tampilkan Talenta dan Makan Bersama

Ponorogo, beritaplus.id | Puncak peringatan HUT ke-119 SD Negeri 1 Mangkujayan Ponorogo berlangsung meriah bertabur hadiah.. Sekolah yang dinahkodai Mochtar ...
Sabtu, 07 Feb 2026 11:22 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

Ponorogo,beritaplus.id – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami l ...
Jumat, 06 Feb 2026 23:14 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai reflektif Dzulhijjah Fajar : KUHP Nasional Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana Indonesia

Malang - beritaplus.id | Per 2 Januari 2026, sistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki era baru dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ...
Jumat, 06 Feb 2026 20:06 WIB | Peristiwa

Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sampang - beritaplus.id | Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar forum diskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ), ...
Jumat, 06 Feb 2026 15:30 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pansus Real Estate Terkejut. Lahan Pengganti di Malang Bukan Hutan Tapi Tanah Kosong  

Pasuruan, beritaplus.id | Tim Panitia Khusus (Pansus) Real Estate Prigen DPRD Kabupaten Pasuruan dibuat terkejut saat kunjungi lahan pengganti di Malang. ...
Jumat, 06 Feb 2026 14:25 WIB | Politik dan Pemerintahan

Semarak HUT ke-44 SMPN 1 Sawoo, SSC Spinza Student Challenge 2026 Diikuti Ratusan Pelajar SD/MI

Ponorogo, beritaplus.id | Semarak peringatan HUT ke-44 SMPN 1 Sawoo diwarnai dengan SSC Spinza Student Challenge 2026 sebuah ajang kompetisi bergengsi yang ...