Kegiatan ini berlangsung meriah di resto Bale Rasa Jalan Batoro Katong Ponorogo Selasa (1/4/2025) sekaligus menjadi momentum silaturrohmi alumni Smada tahun 89.
Luar biasanya lagi ajang kangen-kangenan bolo 89 ini juga dihadiri teman-teman dari luar kota seperti Kalimantan, Jakarta, Surabaya, Malang bahkan Batam.
Hal ini menandakan antusias dan respon teman-teman yang sangat luar biasa untuk bertemu merajut kasih bernostalgia masa sekolah.
Dengan berkostum kaos bertuliskan SMADA Ponorogo 89 tepat pukul 19 malam berkumpul disambut iringan musik elektone Kalingga menambah semaraknya suasana malam disertai hujan rintik.
Tak hanya itu, pihak panitia juga menyiapkan menu masakan khas desa seperti nasi tiwul, sayur ontong, lauk tempe bergaris, urap, dan kopi panas rasa jahe.
Ketua panitia reuni 89 Agus Setiyono menjelaskan, reuni tahun ini merupakan reuni yang luar biasa dan berlangsung meriah. Semua teman-teman bisa hadir baik dalam kota maupun luar kota.
“Kesuksesan ini tidak luput dari peran dan dukungan teman-teman semua. Terima kasih yang tak terhingga kepada teman-teman dan para sponsor sehingga reuni tahun ini bisa berjalan lancar,”ungkap AS (panggilan akrab Agus Setiyono di grup WA).
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada musik elektone Kalingga dan resto bale roso yang all out memberikan hiburan dan fasilitas tempat.
Di tempat yang sama, Dwi Agus Prayitno ketua alumni Smada 89 menyampaikan apresiasi nya atas kehadiran teman-teman semua meluangkan waktu hadir.
“Demi ingin bertemu nya dengan teman lama hingga malam hari walau hujan tetap hadir. Dengan semangat kebersamaan yang kuat reuni bukan hanya menjadi ajang nostalgia tetapi juga bukti bahwa hubungan antara teman alumni tetap erat,”tutur Kang Wi (panggilan akrab Dwi Agus) yang juga Ketua DPRD Ponorogo ini.
Sementara Agus Efendi sponsor utama reuni berharap acara ini bisa terus berlangsung secara rutin dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
“Reuni ini bukan hanya sekedar pertemuan tetapi juga bukti bahwa persahabatan yang terjalin di bangku sekolah mampu bertahan hingga puluhan tahun,”ujar AE.
Disisi lain Nunung DN berharap kegiatan reuni ini tetap ada dan diadakan, namun ada hal yang perlu direvisi terkait waktu pelaksanaan.
“Ya kalau bisa waktunya tidak malam ya biar pulange tidak terlalu malam, tetapi tetap sukses acara nya. Terima kasih kepada panitia yang telah mengkondisikan reuni kali berupa suguh aruh dan gupuh,”kata Nunung vis sambungan telp.(aw)
Editor : Ida Djumila