x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Polisi Kembali Periksa Pengacara Wiwik sebagai Pelapor Kasus Hoaks

Avatar Didik Nurhadi

Hukum dan Kriminal

Pasuruan, beritaplus.id | Kasus dugaan hoaks dan fitnah keji melalui pemberitaan di media online CBN-Indonesia.com masih berlanjut. Wiwik Tri Haryati seorang pengacara yang sebelumnya melaporkan kasus tersebut ke Dewan Pers (DP). Kini, diperiksa kembali oleh penyidik Satreskrim Polres Pasuruan atas laporannya beberapa hari lalu.

"Iya benar hari ini penyidik kembali meriksa saya sebagai pelapor atas kasus dugaan sebar hoaks, dan pencemaran nama baik," kata Wiwik Tri Haryati didampingi pengacaranya, Elisa Andarwati, Sabtu (12/4/2025).

Pengacara berkantor hukum di kawasan Pandaan menjelaskan, ada belasan materi pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik. "Ada belasan materi pertanyaan dan semua sudah saya jawab. Inti materi pertanyaannya soal laporan yang saya buat," sebut Wiwik.

Elisa Andarwati pengacara pelapor, meminta polisi memproses kasus yang dilaporkan kliennya sampai ke ranah pengadilan. "Atas pemberitaan yang dimuat media online CBN-Indonesia jelas merugikan kliennya. Apalagi dalam pemberitaan tersebut tanpa konfirmasi ke kliennya," ujar Elisa kepada awak media.

Laporan yang dibuat kliennya ke Polres Pasuruan tidak berkaitan dengan kriminalisasi, pembungkaman atau pun pembredelan karya atau produk jurnalistik. "Jadi laporan ini jangan diasumsikan sebagai bentuk kriminalisasi atau pembungkaman produk jurnalistik. Itu tidak benar," tegasnya.

"Apakah boleh seorang wartawan bermain perkara atau jadi makelar kasus (Markus)," tanya Elisa.

"Bolehkah seorang wartawan menggunakan alat media untuk memeras,"?, sambungnya.

Selain melaporkan pidananya, kliennya juga berencana melakukan gugatan perdata pencemaran nama baik. "Rencananya kita akan melayangkan gugatan perdata juga. Untuk sementara kita fokus pada pidananya dulu," ungkapnya.

Pihaknya, bersedia menghadirkan saksi ahli dari Dewan Pers jika diperlukan oleh penyidik. "Saksi ahli dari dewan pers siap dihadirkan jika diperlukan oleh penyidik," tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Dimas Firmansyah menegaskan akan terus memproses kasus ini. "Masih tahap penyelidikan. Dan saat ini penyidik masih meriksa pelapor untuk dimintai keterangannya," singkat Polisi jebolan Akpol Tahun 2016. (dik)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 18:51 WIB | Peristiwa

Lawan Hoaks, SMSI-RRI Bersatu, Perkuat Kompetensi

Jakarta, beritaplus.id | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) MoU dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) melawan hoaks yang kian ...
Senin, 26 Okt 2026 15:43 WIB | TNI dan Polri

Kapolres Ponorogo Jadi Pembina Upacara di SMPN 4, Luncurkan Buku dan Aplikasi E-Moncer

PONOROGO, Beritaplus.id – Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menjadi Pembina Upacara di SMP Negeri 4 Ponorogo, Senin (26/10/2026) pukul 0 ...
Senin, 26 Okt 2026 14:25 WIB | TNI dan Polri

Kasat ReskrimPolres Pasuruan Kota Decky Menunggu Kurator Melaporkan

Pasuruan, beritaplus.id | Kasus pembobolan gudang PT Segoro Kidul yang dalam sitaan Bank masih berlanjut. Kasat Reskrim Decky menunggu kurator untuk melaporkan ...
Senin, 26 Okt 2026 13:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Duh ! Lurah Petungasri Keluarkan IMB, Lalu Dicabut Lagi 

Pasuruan, beritaplus.id | Lurah Petungasri, kecamatan Pandaan diduga menerima titipan dari seorang pengusaha untuk mengeluarkan Surat Keterangan Izin ...
Senin, 26 Okt 2026 10:42 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, 200 Personel Dikerahkan, Knalpot Brong Jadi Sasaran

PONOROGO, Beritaplus.id – Polres Ponorogo menggelar apel Operasi Kewilayahan Patuh Semeru 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (26/10/2026). Operasi yang b ...
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...