Kemeriahan Upacara Peringatan Hari Kartini di SMAN 3 Ponorogo
Ponorogo, beritaplus.id | Suasana khidmat dan semarak menyelimuti halaman SMA Negeri 3 Ponorogo dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April.
Seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan, hingga para siswa, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat, seolah menjadi momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini yang memperjuangkan hak pendidikan dan kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia, Selasa (21/4/2026).
Momen peringatan ini menjadi semakin istimewa dengan digelarnya acara penyerahan beberapa medali dan piala dari para siswa yang telah berprestasi dan mengharumkan nama sekolah dalam berbagai ajang kompetisi.
Penyerahan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras, dedikasi, dan usaha yang telah mereka tunjukkan, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berusaha dan berkarya.
Penyerahan piala dan piagam penghargaan diterima langsung Kepala SMAN 3 Ponorogo Suratno, S.Pd, M.M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa berprestasi, serta menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa semangat Kartini untuk terus belajar, berkembang, dan berprestasi telah tumbuh subur di lingkungan sekolah.
“Prestasi yang diraih adalah hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan kerja sama yang baik. Semoga hal ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa, baik perempuan maupun laki-laki, untuk terus meneladani semangat juang R.A. Kartini, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha meraih masa depan yang gemilang demi kemajuan diri, sekolah, dan bangsa,” ujarnya.
Suratno berharap, kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk rasa percaya diri, semangat berkompetisi yang sehat, dan kesadaran bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berprestasi, sejalan dengan cita-cita perjuangan R.A. Kartini yang senantiasa memperjuangkan kemajuan dan keadilan bagi seluruh anak bangsa.
Di kesempatan itu Suratno menyampaikan program Gubernur terkait pembatasan penggunaan gadget di sekolah yang hanya untuk pembelajaran.
“Dibatasinya penggunaan gadget dengan tujuan lingkungan aman dan kondusif, berkarakter dan sehat, pemanfaatan teknologi yang bijak dan bertanggung jawab,”terangnya.
Menurut Suratno bila ada pelanggaran maka akan ada sangsi teguran lisan, penyitaan sementara, pemanggilan orang tua yang terakhir pembinaan lanjutan.
“Saya berharap SMAN 3 Ponorogo menjadi modal dan pengantar menuju kesuksesan. SMAN 3 Ponorogo santun, cerdas, berprestasi mendunia,”pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi