x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kontrakan Putat Jaya, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Avatar Rosyid

Hukum dan Kriminal

Surabaya | beritaplus.id – Warga Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia bersimbah darah di dalam kamar rumah kontrakannya, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban diketahui berinisial SN (51), warga asal Jarak Kulon, Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Sawahan, Kompol Muljono, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan setelah seorang kerabat pemilik rumah kontrakan bersama dua warga sekitar merasa curiga dengan kondisi kamar korban.

"Para saksi melihat adanya darah melalui jendela kamar korban. Karena ketakutan, mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT, RW, dan menghubungi layanan darurat 110," ujar Kompol Muljono, Jumat, (26/6/2026) dini hari.

Mendapat laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Sawahan segera mendatangi lokasi kejadian. Namun, karena pintu kamar dalam keadaan terkunci, petugas tidak langsung masuk dan meminta bantuan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis menunjukkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan. Korban merupakan seorang perempuan berinisial SN, kelahiran 1975, asal Jombang," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga mengalami luka akibat senjata tajam.

"Secara kasat mata memang terdapat luka tusukan pada tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematian dan jumlah luka, kami masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara," tambahnya.

Polisi juga memastikan bahwa perhiasan maupun barang-barang milik korban masih berada di tempat dan tidak ditemukan indikasi adanya barang yang hilang.
Usai proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani autopsi.

Hingga saat ini, Satreskrim Polsek Sawahan bersama jajaran Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Mohon doanya agar pelaku segera dapat kami ungkap," pungkas Kompol Muljono.(syd)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...