Usut Kasus Karacunan MBG di SMAN 1 Pandaan. Polisi Periksa 3 Orang dari SPPG Sumbergedang
Pasuruan, beritaplus.id | Polisi mengusut kasus dugaan keracunan Makan Gizi Gratis (MBG) disuplai SPPG Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Tiga orang dari pihak SPPG di panggil polisi untuk diminta klarifikasi terkait kasus tersebut.
"Tiga orang salah satunya juru masak koki (cook) SPPG kita mintai klarifikasi terkait kejadian kemarin (Keracunan MBG)," kata Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno saat dikonfirmasi beritaplus.id, Kamis (23/7/2026).
Kapolsek tegaskan lagi, pemanggilan tiga orang ini sifatnya sebatas klarifikasi atas dugaan karacunan MBG yang menimpa 9 pelajar SMAN 1 Pandaan. Terkait hasil laboratorium makanan dari program MBG,?. Pihaknya belum menerima, sambari, konfirmasi langsung ke pihak puskesmas Pandaan.
"Hasil lab makanan belum kami terima. Bisa langsung dikonfirmasi ke pihak puskesmas Pandaan," tandasnya.
Kejadian keracunan dialami belasan pelajar SMAN 1 Pandaan terjadi pada Rabu (22/7/2026), ketika itu para pelajar mendapat MBG yang di suplai dari dapur SPPG Sumbergedang. Usai menyantap makanan itu, belasan pelajar langsung mengalami muntah-muntah disertai gatal. Melihat kondisi itu, tenaga pendidikan (guru) langsung membawah para pelajar ke ruang UKS untuk diobati. Sedangkan, 9 pelajar lainnya kondisi semakin memburuk, oleh pihak sekolah langsung dibawah ke puskesmas Pandaan untuk mendapat perawatan intensif.
Sebagai catatan, SPPG terletak di Jalan Raya Dr. Sutomo Sukun Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan diduga milik warga Kota Surabaya berenisial G. Bangunan minimalis berlantai tiga rencananya dibuat cafe oleh pemilik lahan.
Namun, oleh G disewa dan dibuat dapur SPPG. Bahkan, keberadaan dapur SPPG tersebut pernah diprotes warga sekitar soal bau busuk menyengat diduga berasal dari limbah makanan. (dik)
Editor : Redaksi