Emak-Emak Ngamuk Geruduk Balai Desa Kenep. Minta Uang Arisan Dikembalikan
Pasuruan, beritaplus.id | Sejumlah mak-mak geruduk rumah pemilik arisan online berenisial RAR warga Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jumat (31/7/2026). Kedatangan mereka meminta uang arisan yang tak kunjung dibayar. Tidak sampai disitu, mereka juga meminta keuntungan investasi yang mereka titipan.
"Kami ingin uang arisan perminggu terbayar dikembalikan. Karena itu hak kami," kata salah satu peserta arisan berenisial E warga Kutorejo, Kecamatan Pandaan.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti arisan online tersebut sejak Tahun 2025. "Awalnya lancar tahun berikutnya mulai bulet. Beberapa kali didatangi rumahnya selalu tidak ada dan berjalan macam-macam," imbuhnya.
Kekesalan sama juga diungkapkan F peserta arisan lain. Ia menceritakan, bahwa ia telah beberapa kali mencoba menagih uang tersebut. Namun, tak kunjung diberikan oleh RAR. Bahkan, suami dan pihak keluarganya tidak mau bertanggung jawab.
"Intinya hak kami dikembalikan. Uang yang kami berikan setiap minggu hasil keringat halal kami," kata F dengan nada kesal.
Suasana semakin panas, ketika RAR tidak mempunyai etika baik untuk mengembalikan uang arisan tersebut. Parahnya, pemilik arisan dengan wajah tidak berdosa mengaku tidak mempunyai apa-apa untuk mengembalikan uang peserta arisan yang dia pakai.
RAR mengakui kalau uang arisan yang setiap minggunya dibayar para peserta arisan telah dipakai untuk menutup utang-utangnya. Serta dipakai keperluan sehari-hari.
"Iya benar uang itu saya pakai untuk membayar utang dan kebutuhan sehari-hari," akunya.
Ia menyebut, tidak mampu membayar semua uang arisan yang disetorkan para peserta arisan online. Peserta arisan onile sempat marah dikarenakan pemilik arisan enggan bertanggung jawab. (dik)
Editor : Redaksi