Adi Laras Spinza SMP 1 Sawoo Lestarikan Budaya Jawa Lewat Festival Karawitan Pelajar
Ponorogo, beritaplus.id | Grup karawitan Adi Laras Spinza kecamatan Sawoo luar biasa berani tampil di Festival Karawitan Pelajar yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Ponorogo dalam rangka Hari Jadi ke-350 Kabupaten Ponorogo.
Festival Karawitan Pelajar tahun 2026 yang dibuka Plt . Ponorogo Bunda Lisdyarita hari Selasa (4/8/2026) diikuti peserta 18 grup tingkat SD/MI, 21 grup tingkat SMP/MTs, serta 9 grup tingkat SMA sederajat.
Tak tanggung-tanggung, tampil pada nomor urut penyaji 17 Adi Laras grup karawitan yang dibina Susanto Kepala Sekolah SMPN 1 Sawoo menunjukan talenta seorang pengendang wanita yang biasanya dilakukan laki-laki.
Kepala SMPN 1 Sawoo, Susanto, kepada awak media mengatakan puji syukur Alhamdulillah sekolah sangat bangga sekali dengan penampilan anak didiknya.
“Ternyata anak-anak punya talenta luar biasa yang selama ini perlu terus difasilitasi dan tentunya ini menjadi aset berharga SMPN 1 Sawoo ke depan,”katanya.
Menurutnya, karawitan Adi Laras menjadi salah satu andalan kita branding kita sebagai salah satu bentuk layanan pendidikan di SMPN Sawoo.
Pun ia berharap masyarakat SMPN 1 Sawoo memandang karawitan Adi Laras ini sebagai sebuah nilai positif yang akan menimbulkan, meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya ke SMPN 1 Sawoo.
Hebatnya lagi , kata Susanto, para pengrawit digarap murni siswa SMPN 1 Sawoo kelas 7,8,9 jelang festival dilakukan persiapan latihan beberapa minggu sehingga anak anak bisa menampilkan kemampuan terbaik dengan mengedepankan semangat melestarikan budaya.
Dengan keikutsertaan dalam festival ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal, mencintai dan melestarikan budaya Indonesia khususnya kesenian jawa.
“Minimal kenal dulu syukur-syukur senang dan akhirnya jadi pelaku juga, teruslah berlatih salah satunya melalui kegiatan ekstra kurikuler di sekolah. Kami bangga, karena semakin banyak generasi muda di Ponorogo yang menekuni dunia seni termasuk menjadi pengrawit,”paparnya.
Hal yang sama dikatakan Heva Pradhana Widya Baskoro, S.Sn. pelatih Adi Laras bahwa penampilan anak-anak sudah sangat maksimal dan luar biasa.
“Di panggung kompetisi ini anak-anak Adi Laras tampil penuh semangat denganm membawakan gending yang penuh sarat teknik dan keharmonisan,”ujarnya.
Menurut Heva Pradhana Widya Baskoro keberhasilan membawakan materi gending tersebut bukanlah hasil instan, namun persiapan matang dan latihan intensif telah dijalani para siswa selama berbulan-bulan melalui program ekstra kurikuler.(aw)
Editor : Redaksi