Renungan dan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Ponorogo Teguhkan Pengabdian Generasi Bangsa
Ponorogo, beritaplus.id – Menyambut Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ponorogo menggelar malam renungan sujud syukur dan malam ulang janji di Gedung Amarta, Kamis (13/8/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bagian dari tradisi Gerakan Pramuka menjelang peringatan Hari Pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Seluruh anggota Pramuka diajak untuk melakukan perenungan, introspeksi diri, serta mengevaluasi pengabdian dan aktivitas kepramukaan yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir.
Prosesi renungan dan ulang janji dipimpin langsung oleh adat Amarta dengan dipandu pelatih sepuh Kwarcab Ponorogo. Acara dilanjutkan dengan pengucapan Dasa Dharma Pramuka dan pengucapan ulang janji yang dipimpin oleh pembina upacara.
Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta bersama-sama menghayati makna Satya Dharma Pramuka sebagai bentuk komitmen untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Usai pelaksanaan renungan dan ulang janji, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda penghargaan Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional kepada Ketua Kwarcab Ponorogo, Kak Hj. Lisdyarita.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta jasa besar Kak Hj. Lisdyarita dalam membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ponorogo.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Gerakan Pramuka yang telah berusia 65 tahun, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Mabicab Kwarcab Ponorogo Kak Hj. Lisdyarita.
Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Kak Sumadi Harsono sebagai anggota Pramuka tertua, serta kepada anggota Pramuka termuda Erlyna Cahya Julianti. Prosesi tersebut menjadi simbol kesinambungan perjuangan Gerakan Pramuka dari generasi senior hingga generasi muda.
Sekretaris Gerakan Pramuka Cabang Ponorogo, Eko Budi Santoso, S.Sos., menyampaikan bahwa malam renungan dan ulang janji memiliki makna penting bagi seluruh anggota Pramuka.
“Alhamdulillah pada malam hari ini ada dua kegiatan. Pertama, sujud syukur untuk mensyukuri HUT Pramuka ke-65. Semoga dengan rasa syukur ini menjadikan Kwarcab Ponorogo semakin baik dan menjadi barometer pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka,” katanya.
Menurut Eko, kegiatan ulang janji menjadi momentum untuk memperbarui tekad seluruh anggota Pramuka dalam menjalankan nilai-nilai Satya dan Dharma Pramuka.
“Kedua adalah ulang janji, sebuah tekad kepada seluruh anggota Pramuka untuk mengulang kembali janji Satya Dharma serta meneruskan perjuangan kepramukaan di Kwarcab Ponorogo,” jelasnya.
Selain itu, penghargaan tingkat nasional yang diberikan kepada Kak Hj. Lisdyarita menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan dan pengabdian dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ponorogo.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian beliau sebagai kepala daerah dan Ketua Kwarcab yang terus memperjuangkan serta menghidupkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ponorogo,” tambah Eko.
Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus menanamkan semangat pengabdian melalui pendidikan kepanduan nasional.
“Marilah kita merenungkan dan mengabdikan diri kepada Nusa dan Bangsa melalui wadah Pendidikan Kepanduan Nasional Gerakan Pramuka, Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana yang tahun ini telah berjalan selama 65 tahun,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Ponorogo diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan tekad seluruh keluarga besar Pramuka Ponorogo agar terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi generasi bangsa.(aw)
Editor : Redaksi