Smazaba Showdown II Resmi Dibuka, Diikuti 78 Tim Futsal Se-Eks Karesidenan Madiun
Ponorogo, beritaplus.id | SMA Negeri 1 Babadan (Smazaba) Kabupaten Ponorogo kembali menggelar Smazaba Showdown II Tahun 2026. Ajang kompetisi olahraga dan kreativitas pelajar tersebut resmi dibuka pada Sabtu (12/9/2026) dan akan berlangsung hingga 19 September 2026 di GOR Singodimedjo, Ponorogo.
Smazaba Showdown II merupakan kompetisi yang mempertemukan pelajar jenjang SMP/MTs sederajat serta SMA/SMK/MA sederajat se-Eks Karesidenan Madiun. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan membangun kebersamaan.
Opening ceremony Smazaba Showdown II dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., yang berhalangan hadir dan diwakili Pengawas Pembina SMA di lingkungan Cabdin Wilayah Ponorogo, Nurhayati Retnaningtyas, S.Pd., M.M.
Dalam sambutannya, Nurhayati menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan prestasi olahraga sekaligus menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama, dan persahabatan antarpelajar,” ujarnya mewakili Kacabdin.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan dan wasit, serta memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi.
“Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan dan wasit, serta berikan kemampuan terbaik,” pesannya.
Dengan mengusung tema “Twice The Fire, Stronger Together”, Nurhayati kemudian secara resmi membuka Smazaba Showdown II 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Smazaba Showdown II 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Selamat bertanding, junjung sportivitas, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar serta sukses,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah penonton yang memenuhi tribun GOR Singodimedjo.
Ketua Panitia Smazaba Showdown II 2026, Danung Yudia Puji Syaputra, mengatakan kegiatan tersebut kembali digelar sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas antarpelajar.
Menurutnya, kompetisi tahun ini tidak hanya menghadirkan pertandingan futsal, tetapi juga lomba fotografi sebagai sarana pengembangan kreativitas generasi muda.
“Showdown II tahun 2026 ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas antarpelajar serta menjadi sarana pengembangan semangat generasi muda dalam bidang olahraga, khususnya futsal dan fotografi,” terang Danung.
Ia menjelaskan, turnamen futsal tahun ini diikuti 78 tim dari jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Eks Karesidenan Madiun.
Rinciannya, terdiri atas 12 tim futsal putri SMP/MTs, 24 tim futsal putra SMP/MTs, 14 tim futsal putri SMA/SMK/MA, serta 28 tim futsal putra SMA/SMK/MA.
Sementara itu, lomba fotografi diikuti sebanyak 71 peserta.
Danung mengaku bersyukur opening ceremony dapat berlangsung dengan lancar.
“Mewakili seluruh panitia, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara Smazaba Showdown II, Kepala Sekolah SMAN 1 Babadan, Kabid Olahraga, Kepala Cabdin Wilayah Ponorogo, Polsek Kota Polres Ponorogo, serta seluruh pihak dan sponsor yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Babadan Ponorogo, Drs. H. Mukh. Aslam Ashuri, M.M., mengatakan penyelenggaraan Smazaba Showdown II merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, baik di bidang olahraga maupun seni.
“Atas nama keluarga besar SMAN 1 Babadan selaku tuan rumah, saya mengucapkan selamat datang di GOR Singodimedjo. Terima kasih yang luar biasa kepada seluruh sekolah dan para pelajar yang telah ikut berpartisipasi dalam Smazaba Showdown II 2026,” katanya.
Aslam berharap kompetisi tersebut berlangsung semakin meriah dan berkualitas serta menjadi sarana bagi para pelajar untuk belajar, berprestasi dan membangun persahabatan.
Menurutnya, turnamen futsal bukan sekadar mencari siapa yang paling kuat atau paling jago. Lebih dari itu, olahraga tersebut mengajarkan sejumlah nilai penting dalam kehidupan.
“Ada tiga hal yang kita pelajari. Pertama, sportivitas. Menang tidak sombong, kalah tidak putus asa. Kedua, kerja sama tim. Gol tercipta bukan karena satu orang, tetapi karena kerja sama lima pemain di lapangan. Ketiga, disiplin dan tanggung jawab, yaitu datang tepat waktu, menaati peraturan, serta menghormati lawan dan wasit,” jelasnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi adab.
“Kepada seluruh peserta, tunjukkan kemampuan terbaik. Bertandinglah dengan semangat tinggi, gagah, berani, tetapi tetap menjunjung tinggi adab. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang silaturahmi antarsekolah,” tandasnya.
Kepada guru pendamping dan official, Aslam juga mengajak agar memberikan pendampingan secara bijak kepada para peserta.
“Biarkan mereka bertanding, biarkan mereka belajar dari kemenangan maupun kekalahan,” pesannya.
Pembukaan Smazaba Showdown II 2026 ditandai dengan pemasangan secara simbolis bendera berlogo Smazaba Showdown II 2026 oleh Kepala SMAN 1 Babadan, yang kemudian dilanjutkan dengan tendangan bola futsal sebagai tanda dimulainya kompetisi.
Suasana semakin meriah dan spektakuler dengan ditampilkannya tari kolosal Dahono Wengker, yang menjadi salah satu suguhan dalam opening ceremony.
Melalui kegiatan tersebut, SMAN 1 Babadan berharap Smazaba Showdown II mampu menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kreativitas, mempererat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
Ajang ini juga diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet futsal dan talenta fotografi muda yang berprestasi, sekaligus memperkuat silaturahmi antarpelajar melalui kompetisi yang sehat dan inspiratif.
GOR Singodimedjo pun diharapkan menjadi saksi lahirnya generasi muda dan bibit atlet futsal berprestasi dari Ponorogo.(aw)
Editor : Redaksi