281 Pramuka Garuda Kwarran Babadan Resmi Dikukuhkan Kwarcab Ponorogo
Ponorogo, beritaplus.id – Sebanyak 281 anggota Pramuka Garuda Kwarran Babadan Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ponorogo. Pengukuhan berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (17/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Pengukuhan Pramuka Garuda merupakan prosesi pelantikan sekaligus penyematan tanda kehormatan tertinggi bagi anggota Gerakan Pramuka yang telah memenuhi persyaratan kecakapan pada tingkat akhir golongannya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ponorogo, Siti Hanifah, S.STP., M.Si.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan pengurus Gerakan Pramuka dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda. Pengukuhan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas proses pembinaan dan pencapaian para peserta didik hingga berhasil meraih predikat Pramuka Garuda.
Ketua Panitia Seleksi Penilaian Pramuka Garuda Kwarran Babadan, Drs. Dwi Atmoko, M.M., mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan Pramuka Garuda Kwarran Babadan Tahun 2026 dapat terlaksana tepat waktu dan sesuai sasaran.
Menurutnya, proses seleksi dan penilaian telah dilaksanakan sejak Mei hingga Agustus 2026 di wilayah Kwarran Babadan. Tahapan tersebut meliputi sosialisasi, pendaftaran, tes tulis, wawancara, hasta karya, pembinaan hingga pengembaraan.
“Setelah melalui proses panjang dan seleksi, akhirnya dinyatakan pantas dan layak menyandang predikat Pramuka Garuda Kwarcab Ponorogo Tahun 2026 sebanyak 281 peserta,” paparnya.
Dwi Atmoko menjelaskan, dari total 281 anggota Pramuka Garuda yang dikukuhkan, terdiri atas 100 Pramuka Siaga Garuda, 124 Pramuka Penggalang Garuda, dan 57 Pramuka Penegak Garuda.
Seluruh peserta telah melalui rangkaian pembinaan dan penilaian serta memenuhi persyaratan kecakapan sesuai ketentuan yang berlaku. Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan peserta didik dalam mengembangkan kemampuan, karakter, serta berbagai kecakapan selama mengikuti pendidikan kepramukaan.
“Kami berharap seleksi Pramuka Garuda di Kwarcab Ponorogo dapat dilaksanakan lebih dari sekali dalam setahun. Mengingat masih ada peserta yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi dengan berbagai pertimbangan dan kondisi di lapangan,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ponorogo, Siti Hanifah, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa predikat Pramuka Garuda merupakan salah satu pencapaian tertinggi bagi peserta didik dalam setiap golongan di Gerakan Pramuka.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghargaan atas keberhasilan peserta didik, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam membentuk pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Para Pramuka Garuda juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya maupun masyarakat di lingkungan masing-masing. Sikap disiplin, mandiri, peduli, bertanggung jawab dan memiliki semangat berprestasi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan itu dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah, kemudian berkembang dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Siti Hanifah menambahkan, melalui pengukuhan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Ponorogo terus mendorong keberlanjutan kaderisasi generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
“Sebanyak 281 Pramuka Garuda yang telah dikukuhkan diharapkan mampu terus mengembangkan potensi diri dan memberikan pengaruh positif bagi lingkungannya. Mereka juga diharapkan menjadi generasi muda yang siap berkarya dan mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi