x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Baru Rampung, Jalan Rabat Beton Desa Tambar Sudah Retak di Sejumlah Titik

Avatar Muhajir

Politik dan Pemerintahan

Jombang, beritaplus.id – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang disebut baru selesai dikerjakan, kini menjadi sorotan. Sejumlah bagian permukaan jalan terlihat mengalami keretakan di beberapa titik.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan dan kesesuaian pelaksanaannya dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Salah seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Rabu (30/9/2026), mengatakan bahwa keretakan terlihat tidak lama setelah pekerjaan selesai.

“Pekerjaannya belum lama selesai, tetapi sudah terlihat retak di sejumlah titik,” ujarnya.

Menurut sumber tersebut, proses pengecoran menggunakan molen besar yang diangkut menggunakan kendaraan. Ia juga menyebutkan bahwa pada bagian dasar jalan diduga tidak terlihat penggunaan lapisan plastik sebelum pengecoran.

Dalam pekerjaan beton, persiapan lapisan dasar dan pengendalian kadar air merupakan bagian yang perlu diperhatikan untuk menjaga mutu hasil pengecoran. Namun, apakah metode yang diterapkan dalam proyek tersebut telah sesuai spesifikasi teknis, perlu dipastikan melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Sorotan juga tertuju pada material beton yang digunakan. Jika memang menggunakan beton siap pakai (ready mix), maka mutu beton tetap harus memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan dalam pekerjaan. Keretakan yang muncul dalam waktu relatif singkat perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya, apakah berkaitan dengan mutu material, proses pelaksanaan, kondisi dasar jalan, perawatan beton, beban, atau faktor teknis lainnya.

Selain kondisi fisik jalan, aspek keterbukaan informasi proyek juga menjadi perhatian. Di lokasi, menurut hasil penelusuran awal, belum ditemukan papan informasi proyek atau prasasti yang memuat keterangan mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, maupun pihak yang bertanggung jawab melakukan pengawasan.

Kondisi tersebut menyulitkan masyarakat untuk mengetahui secara terbuka mengenai asal-usul anggaran dan pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana publik.

Karena itu, pihak terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jalan tersebut, termasuk mengecek dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, mutu material, metode pelaksanaan, serta proses pengawasan.

Jika kemudian ditemukan ketidaksesuaian antara hasil pekerjaan dengan spesifikasi atau ketentuan yang ditetapkan, perlu ada penjelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Hingga berita ini ditayangkan, Beritaplus.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada Pemerintah Desa Tambar, termasuk Kepala Desa dan Ketua TPK, terkait sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, pengawasan, serta penyebab munculnya retakan pada jalan tersebut.

Konfirmasi tersebut penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesimpulan sebelum dilakukan pemeriksaan secara resmi. (ajr)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...