Janti Carnival Sedekah Desa 2026: 17 Grup Sound Horeg Ramaikan Pawai Rakyat

Reporter : Muhajir

Jombang, beritaplus.id | Suasana meriah menyelimuti Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (4/10/2026). Ratusan warga tumpah ruah memadati sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan Janti Carnival Sedekah Desa 2026, yang menjadi puncak rangkaian tradisi Sedekah Desa.

Pawai rakyat tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga tradisi syukur yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur Desa Janti.

Baca juga: Bantuan Pangan Beras 30 Kg Rapel Tiga Bulan Disalurkan kepada 800 KPM di Desa Janti

Pawai dilepas dari kawasan samping Kantor Samsat Jombang dengan menempuh rute sekitar 3 kilometer dan berakhir di Lapangan Desa Janti.

Salah satu daya tarik utama dalam carnival tahun ini adalah kehadiran 17 grup sound horeg yang turut memeriahkan pawai. Dentuman musik dari sound system tersebut menggelegar sepanjang rute dan berhasil menarik perhatian warga, termasuk masyarakat dari desa-desa tetangga.

Kepala Desa Janti, H. Musta'in, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan lancar.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga, para donatur dan semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga maupun materi hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar dan sukses sesuai harapan,” ungkapnya.
Menurutnya, Sedekah Desa bukan sekadar kegiatan seremonial maupun pesta rakyat. Tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi sekarang.

“Kita secara tidak langsung menghargai jejak dan gagasan para leluhur. Tanpa mereka, kita tidak akan pernah ada. Kewajiban kita menjaga tradisi ini tetap hidup, dari generasi tua hingga generasi muda,” tegasnya.
Ia berharap Sedekah Desa dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa syukur, semangat bekerja dan berkarya, sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.

Baca juga: Sebanyak 18 Grup Sound Horeg Ramaikan Acara Karnaval Sedekah Desa Janti

“Sedekah desa bukan sekadar pesta. Ini menjadi semangat agar warga tetap bersyukur, bekerja dan berkarya. Semoga kebersamaan ini terus menguatkan kita semua,” harapnya.
H. Musta'in juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan. Ia sekaligus mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam memeriahkan Janti Carnival 2026.

“Kami mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan masih terdapat kekurangan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme warga yang luar biasa dalam memeriahkan acara ini. Semoga kebersamaan antarwarga dari tiga dusun ini terus menguatkan kita semua,” imbuhnya.
Sementara itu, Wak To, yang merupakan salah satu warga Dusun Gereh, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kemeriahan Janti Carnival merupakan hasil dari kerja bersama seluruh masyarakat.

Baca juga: Pawai Karnaval Ramaikan Tradisi Acara Sedekah Desa Janti

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah buah dari kerja keras bersama. Tidak ada yang mustahil kalau kita bergerak bersama. Kehadiran 17 sound horeg ini menjadi bukti nyata. Inilah keindahan kebersamaan kita,” ujarnya.
Ia berharap tradisi Sedekah Desa di Janti dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Semoga tradisi ini tidak pernah putus dan terus diwariskan kepada anak cucu,” tuturnya.
Antusiasme juga datang dari warga desa tetangga. Mbah Khamim, warga Desa Morosunggingan, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan kemeriahan Janti Carnival.

“Saya datang dari Desa Morosunggingan khusus untuk melihat karnaval ini. Luar biasa, 17 sound horeg sekaligus. Ini menjadi kebanggaan bersama. Semoga persaudaraan antarwarga tetap erat dan damai,” katanya.
Sedekah Desa Janti sendiri menjadi agenda yang setiap tahun dinantikan masyarakat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan warga dari tiga dusun, yakni Dusun Janti, Dusun Gereh dan Dusun Corogo.(ajr/mys)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru