x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Terbitnya SK-PKL Aspal di Pasar Wisata Cheng Hoo Diduga Libatkan Oknum Disperindag 

Avatar Didik Nurhadi

Investigasi

Pasuruan, beritaplus.id | Terbitnya Surat Keputusan Pedagang Kaki Lima (SK-PKL) diduga aspal (asli tapi palsu) dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan menjadi sorotan kalangan Non Governmental Organization (NGO). Salah satu datang dari Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan Publik (PUSAKA), Rahmat Wijaya. Ia pun mendorong, aparat kepolisian (Polres Pasuruan) serius mengusut kasus ini sampai tuntas.

"Ada dugaan SK-PKL yang dimiliki empat pedagang durian aspal (Asli tapi palsu). Karena nomer SK serta tahun keluarnya SK dibuat mundur," ungkap Cak Mat sapaan akrabnya Rahmat Wijaya, Minggu (26/4/2026). 

Sekertaris PUSAKA ini menduga, keluarnya SK-PKL aspal melibatkan oknum Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan. "Mustahil bin mustajab keluarnya SK-PKL dengan tahun mundur dibuat oleh ketua paguyupan PKL. Pastinya ada keterlibatan oknum dinas," ujar dia. 

Ia menilai, kasus dugaan jual beli stan di kawasan Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan ini tidak bisa dipandang sebagai perkara sederhana antar individu melainkan sudah mengarah pada dugaan kejahatan sistematis yang meresahkan masyarakat. Karena peristiwa ini terjadi sejak tahun 2022 hingga 2025 dan melibatkan lebih dari satu korban. "Modusnya menggunakan dokumen yang diduga palsu (SK-PKL) sebagai alat untuk meyakinkan korban membayar uang sebesar Rp 40 juta ke para korban. Ini bukan kejadian spontan melainkan ada unsur perencanaan," jelasnya. 

"Jika benar terbukti, maka perbuatan tersebut tidak hanya merugikan individu, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pasar serta mencoreng institusi pemerintah, karena membawa nama dinas. Oleh karena itu, aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada mediasi atau penyelesaian damai. Benang merahnya harus diurai guna mencari aktor intelektualnya," sambung cak Mat.

Sementara itu, Taufiqul Ghoni Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan menyatakan telah melakukan panggilan kepada Guntur ketua paguyupan PKL Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, Subakti Utomo dan beberapa pejabat dilingkungan dinas tersebut. "Sudah saya panggilan ketua paguyupan PKL untuk tabayun. Namun tetap saja tidak mengakui kalau menerima uang diduga hasil jual beli stan," kata dia. 

Ia menyebut mendapatkan video penerimaan uang mirip ketua paguyupan PKL pasar wisata Cheng Hoo yang diterima pedagang durian. "Apabila tidak bisa dimediasi biar lewat jalur hukum saja. Karena persoalan ini sudah dilaporkan korban ke Polres Pasuruan," imbuhnya.

Pihaknya pun siap membantu kepolisian jika diminta untuk mengungkap kasus tersebut. (dik)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...
Jumat, 23 Okt 2026 11:47 WIB | Notaris

PWI se-Madura Bersatu, Soroti KTA hingga Keterwakilan di PWI Jatim

Sampang, beritaplus.id | Ketua dan sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari empat kabupaten di Madura menggelar konsolidasi di Azana Style Hotel ...
Jumat, 23 Okt 2026 11:45 WIB | Politik dan Pemerintahan

Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Ponorogo, beritaplus.id – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo dan Statistik) Kabupaten Ponorogo menggelar Deklarasi Bersama Ekosistem P ...
Jumat, 23 Okt 2026 08:09 WIB | Politik dan Pemerintahan

Dari Pesantren ke Penegakan Hukum, Efianto Direktur LBH KORAK Ajak Masyarakat Teladani Semangat Santri

Surabaya, beritaplus.id – Direktur Lembaga Bantuan Hukum Komunitas Rakyat Anti Korupsi (LBH KORAK), Efianto, S.H., M.H., yang pernah menimba ilmu di Pondok P ...