Kraton Surakarta Hadiri Gebyakan Tayub Baosan Kidul: Jangan Sampai Belajar Gambyong ke Luar Negeri
Ponorogo – beritaplus.id | Gebyakan Seni Tayub Tirto Kencono digelar meriah Sabtu (9/5/2026) di Padepokan Seni setempat. Acara menjadi sangat istimewa dengan kehadiran langsung perwakilan Sentono Dalem Keraton Kasunanan Surakarta, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya masyarakat menjaga dan melestarikan warisan budaya di tengah derasnya arus budaya asing di era digital.
Turut hadir Kepala Desa Baosan Kidul sekaligus Pembina Lembaga Dewan Adat (LDA) Rambit Dalem, KRT. D. Fajar Karyodipuro, S.H., didampingi segenap perangkat desa, anggota BPD, serta pengurus lembaga adat. Kehadiran rombongan Keraton Kasunanan Surakarta dari jajaran Senopati Narendro Ponorogo dipimpin oleh KRA Suwendi Wijoyonagoro, S.H., M.Si., bersama KRT. Hadi Suparnun Tejodipuro dan KRT. Edi Purnomo Hadipuro.. Kegiatan makin semarak dengan partisipasi 30 kelompok seni Gambyong, yang datang dari Desa Baosan Kidul, desa sekitar, hingga dari Kabupaten Pacitan.
Dalam sambutannya, KRT. D. Fajar Karyodipuro menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gebyakan Seni Tayub Tirto Kencono yang dinilai tetap eksis dan konsisten merawat budaya hingga kini.
“Kelompok ini adalah bukti nyata ketahanan seni budaya kita. Mari terus kita jaga dan kembangkan, karena ini adalah kearifan lokal yang menjadi jati diri bangsa,” ujarnya, yang juga dikenal sebagai pencipta lagu sejarah Rambit Dalem.
Sementara itu, KRA Suwendi Wijoyonagoro mewakili Keraton Kasunanan Surakarta mengaku sangat gembira melihat semangat warga Baosan Kidul yang masih kokoh memegang teguh adat dan tradisi. Beliau menyampaikan pesan yang mengundang tepuk tangan meriah seluruh hadirin:
“Mari terus berupaya menjaga, melestarikan dan mengembangkan seni budaya Jawa. Jangan sampai kelak anak cucu kita harus pergi ke luar negeri hanya untuk belajar menari Gambyong!”
Menurutnya, seni Tayub dan Gambyong bukan sekadar hiburan semata, melainkan bagian penting dari identitas bangsa yang sarat nilai-nilai luhur warisan leluhur. Kehadiran pihak Keraton menjadi tanda nyata bahwa pelestarian budaya di tingkat masyarakat mendapat perhatian penuh dan dukungan istana.
Di penghujung acara, dilangsungkan penyerahan piagam penghargaan. Kepala Desa Baosan Kidul menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Keraton Kasunanan Surakarta, sekaligus menyampaikan salam hormat seluruh warga kepada Kasunanan Surakarta dan jajaran Senopati Narendro. Selanjutnya, KRA Suwendi Wijoyonagoro menyerahkan penghargaan kepada seluruh kelompok seni peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka merawat seni tradisi.
Kegiatan ini menjadi pengingat kuat: selama masyarakat peduli dan bersatu, serta mendapat dukungan penuh, maka warisan budaya leluhur akan terus hidup, lestari, dan diwariskan ke generasi mendatang. (Murti)
Editor : Redaksi