x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

PDA Ponorogo Bakar Semangat Santriwati AQBS, Gus Ayyub: Santri Harus Siap Berkiprah di Ruang Publik

Avatar Bayu

Peristiwa

Ponorogo, beritaplus.id – Dalam rangka membakar semangat belajar, memperkuat mental di lingkungan pesantren, sekaligus mempertegas tujuan menuntut ilmu, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Ponorogo menggelar kajian motivasi bagi santriwati.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pesantren Putri ‘Aisyiyah Qur’anic Boarding School (AQBS), Selasa (8/9/2026), bertepatan dengan 26 Rabiul Awwal 1448 H. Kajian diikuti seluruh santriwati AQBS dengan menghadirkan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, KH. Ayyub Ahdiyan Syams, S.H.

Ketua PDA Ponorogo, Hj. Titi Listyorini, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gus Ayyub yang telah hadir memberikan kajian sekaligus motivasi kepada para santriwati.

Menurutnya, kehadiran Gus Ayyub menjadi kehormatan bagi keluarga besar Pesantren Putri ‘Aisyiyah Qur’anic Boarding School.

“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan, kebermanfaatan, dan rida dari Allah SWT bagi segenap keluarga besar pesantren serta menjadi bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang tangguh dan beradab. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bergabung dalam ikhtiar mencetak generasi salehah melalui AQBS pada tahun ajaran baru.

Sementara itu, Direktur Pesantren Putri ‘Aisyiyah Qur’anic Boarding School Ponorogo, Rifqi Ihsanu Najib, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkenalkan keberadaan AQBS kepada jajaran Kementerian Agama, khususnya Kasi PD Pontren.

“Ini menjadi sarana silaturahmi, khususnya mengenalkan pesantren kepada Kementerian Agama. Kajian motivasi ini diharapkan membuat santriwati semakin bangga belajar di pesantren, sehingga tumbuh semangat belajar, percaya diri, dan memahami bahwa menjadi santri merupakan salah satu jalan untuk menjadi pribadi yang salehah di tengah berbagai problematika zaman,” tuturnya.

Rifqi memaparkan, secara historis AQBS telah berdiri sejak 2014. Pada 2017 berkembang menjadi kelas tahfidz SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (SMA Muhipo). Selanjutnya, pembangunan pesantren mulai dilakukan pada 2024 dan diresmikan pada 2025.

“Jika dihitung sejak awal berdiri, tahun ini AQBS sudah berusia 12 tahun,” jelasnya.

Ke depan, kata Rifqi, AQBS akan terus dikembangkan, terutama dalam bidang Al-Qur’an yang menjadi pondasi utama pendidikan para santriwati. Selain tahfidz, santri juga akan dibekali berbagai keterampilan untuk menghadapi perkembangan zaman, termasuk kemampuan di bidang sains dan bahasa Arab.

Menurutnya, perjalanan AQBS selama 12 tahun telah menghasilkan sejumlah alumni yang melanjutkan pendidikan dan berkiprah di berbagai bidang, di antaranya kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, serta pendidikan.

“Harapannya, para alumni menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Santri Harus Mampu Mengatur Diri
Dalam kajiannya, Gus Ayyub mengangkat tema pentingnya motivasi bagi santri putri dalam menghadapi konteks kehidupan kekinian sekaligus mempersiapkan masa depan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan santri merupakan sebuah harapan besar. Pendidikan pesantren yang berlangsung selama 24 jam dinilai memiliki keunggulan dalam membentuk karakter, terutama dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, ukhuwah, dan kemampuan bersosialisasi.

“Pola pengasuhan 24 jam ini mengajarkan bagaimana seorang santri bisa mengatur dirinya, menata jadwal, berinteraksi sosial, serta menghadapi manusia dengan berbagai tipologi,” ungkap Gus Ayyub.

Menurutnya, pengalaman tersebut belum tentu diperoleh secara utuh di lembaga pendidikan yang tidak menerapkan sistem asrama.

Lebih lanjut, Gus Ayyub memberikan perhatian khusus terhadap program tahfidz Al-Qur’an yang menjadi salah satu program utama di Pesantren Putri ‘Aisyiyah.

Ia mengingatkan para santriwati agar memandang tahfidz Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai kebutuhan pribadi yang dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan kecerdasan dan karakter.

“Anak-anak perlu memahami bahwa tahfidz Al-Qur’an ini sebagai kebutuhan pribadi dalam keagamaan. Namun dalam kajian dan riset ilmiah, mereka yang menekuni Al-Qur’an juga akan terbentuk pola kecerdasannya,” jelasnya.

Gus Ayyub menyebut, pihaknya bahkan mendapatkan testimoni dari sejumlah tenaga pendidik bahwa santri yang menekuni tahfidz mampu bersaing dengan peserta didik lainnya dalam bidang akademik.

Integrasi Pesantren dan Pendidikan Formal
Gus Ayyub menilai integrasi antara tahfidz Al-Qur’an dengan pendidikan formal akan menjadi kekuatan besar dalam membentuk generasi yang unggul.

“Integrasi antara tahfidz Al-Qur’an dengan lembaga formal akan menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat. Kolaborasi antara pesantren dan pendidikan formal inilah yang diharapkan,” katanya.

Ia berharap para santriwati AQBS nantinya mampu menjadi kader bangsa yang siap berkiprah di ruang publik sesuai dengan minat, kemampuan, dan kebutuhan masyarakat.

Di akhir kajian, Gus Ayyub menyampaikan pesan agar seluruh pengelola dan civitas AQBS terus istiqamah dalam mengembangkan pesantren.

“Sesuatu yang besar berawal dari yang kecil. Ketika ditekuni secara natural dan istiqamah, maka akan besar dengan sendirinya, baik kualitas, kuantitas maupun segala sesuatunya,” tuturnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh civitas AQBS, mulai dari jajaran PDA Ponorogo, direktur hingga para pelaksana yang selama ini istiqamah mengasuh dan mengembangkan pesantren.

“Selamat kepada semua civitas, mulai dari kepengurusan PDA, direktur hingga pelaksana untuk terus istiqamah mengasuh pesantren ini. Lambat laun, AQBS akan berkarakter menjadi pesantren besar yang ada di Ponorogo,” pungkas Gus Ayyub.(aw)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...