x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pimpinan Daerah Aisyiyah Ponorogo Gandeng Unida Gontor, Edukasi Mawarits Lewat Aplikasi WaritsMate

Avatar Bayu

Peristiwa

PONOROGO, Beritaplus.id – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Ponorogo terus mengambil langkah positif dalam mengedukasi keluarga besar Persyarikatan Aisyiyah mengenai pentingnya ilmu waris Islam atau fikih mawarits. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Darussalam (Unida) Gontor dalam kegiatan sosialisasi dan implementasi aplikasi WaritsMate.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Dakwah Aisyiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan, Ponorogo, Selasa (20/10/2026), dengan menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Mhd. Iqbal Alamsyah dan Indah Puspitasari dari CMS-Unida Gontor.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas unsur pimpinan harian PDA, ketua, sekretaris, bendahara, serta perwakilan majelis dan lembaga di lingkungan PDA Ponorogo.

Ketua PDA Ponorogo, H. Listyorini, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa ilmu waris merupakan bagian penting dari pemahaman ajaran Islam, khususnya dalam mengatur perpindahan harta peninggalan seseorang yang telah meninggal dunia kepada ahli warisnya.

“Fokus kita hari ini membahas ilmu waris. Ilmu ini mengatur tata cara perpindahan harta berupa benda atau aset lainnya dari seseorang yang telah meninggal dunia kepada ahli waris,” ujar Listyorini, yang akrab disapa Bu Lis.

Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan karena pembahasan mengenai warisan masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Padahal, pemahaman yang benar tentang mawarits diperlukan agar pembagian harta peninggalan dapat dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam.

“Diselenggarakannya kegiatan ini lantaran pembahasan waris bagi sebagian masyarakat masih dianggap sebagai sesuatu yang tabu untuk dibicarakan,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memahami ilmu mawarits secara lebih baik, sekaligus mendorong keterbukaan dalam keluarga ketika membicarakan pembagian harta warisan berdasarkan ketentuan Islam.

Sementara itu, Mhd. Iqbal Alamsyah menyampaikan rasa syukur karena PDA Ponorogo mulai memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi WaritsMate sebagai sarana pembelajaran ilmu waris yang bersinergi dengan perkembangan teknologi.

“Alhamdulillah, PDA Ponorogo untuk pertama kalinya akan mencoba sosialisasi dan implementasi aplikasi WaritsMate. Kedatangan kami di sini untuk belajar bersama-sama tentang ilmu waris serta menyosialisasikannya melalui sinergi dengan teknologi,” ungkap Iqbal.

Ia menjelaskan, WaritsMate dirancang sebagai aplikasi berbasis rule-based expert system atau sistem pakar berbasis aturan. Aplikasi ini berfungsi sebagai alat bantu untuk menghitung pembagian waris Islam berdasarkan fikih mawaris, sekaligus mendukung pengelolaan data aset, utang, ahli waris, dan wasiat.

Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu pengguna memahami proses penghitungan warisan secara lebih terstruktur. Meski demikian, pemahaman terhadap ketentuan fikih mawaris tetap diperlukan agar hasil penghitungan dapat ditafsirkan dan diterapkan sesuai dengan kondisi keluarga serta ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan yang sama, Indah Puspitasari, S.P., M.E., C.Med., CIMM., memaparkan materi mengenai manajemen kekayaan keluarga muslim berbasis fikih mawaris untuk mendukung ekonomi sirkular. Materi ini menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan keluarga yang tidak hanya memperhatikan kepemilikan aset, tetapi juga keberlanjutan manfaatnya bagi keluarga dan masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan edukasi, Indah Puspitasari juga menyerahkan buku Seri Tuntunan Mawarits Praktis kepada Ketua PDA Ponorogo, H. Listyorini, S.H.

Kolaborasi PDA Ponorogo dan Unida Gontor ini menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi mawarits di lingkungan keluarga besar Aisyiyah. Melalui perpaduan pemahaman keagamaan dan pemanfaatan teknologi digital, edukasi mengenai warisan diharapkan semakin mudah diakses dan dipahami masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi dorongan agar persoalan warisan tidak lagi dihindari dalam komunikasi keluarga, melainkan dibicarakan secara terbuka, bijaksana, dan berlandaskan ketentuan syariat Islam.(aw)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 15:43 WIB | TNI dan Polri

Kapolres Ponorogo Jadi Pembina Upacara di SMPN 4, Luncurkan Buku dan Aplikasi E-Moncer

PONOROGO, Beritaplus.id – Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menjadi Pembina Upacara di SMP Negeri 4 Ponorogo, Senin (26/10/2026) pukul 0 ...
Senin, 26 Okt 2026 14:25 WIB | TNI dan Polri

Kasat ReskrimPolres Pasuruan Kota Decky Menunggu Kurator Melaporkan

Pasuruan, beritaplus.id | Kasus pembobolan gudang PT Segoro Kidul yang dalam sitaan Bank masih berlanjut. Kasat Reskrim Decky menunggu kurator untuk melaporkan ...
Senin, 26 Okt 2026 13:53 WIB | Politik dan Pemerintahan

Duh ! Lurah Petungasri Keluarkan IMB, Lalu Dicabut Lagi 

Pasuruan, beritaplus.id | Lurah Petungasri, kecamatan Pandaan diduga menerima titipan dari seorang pengusaha untuk mengeluarkan Surat Keterangan Izin ...
Senin, 26 Okt 2026 10:42 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, 200 Personel Dikerahkan, Knalpot Brong Jadi Sasaran

PONOROGO, Beritaplus.id – Polres Ponorogo menggelar apel Operasi Kewilayahan Patuh Semeru 2026 di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (26/10/2026). Operasi yang b ...
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...