Pasuruan, beritaplus.id | Empat Videotron milik Pemkab Pasuruan dengan anggaran miliaran rupiah yang terpasang di beberapa titik lokasi kondisi kian mengenaskan. Ironisnya, salah satu videotron terpasang dekat rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris dikawasan depan Masjid Cheng Hoo-Pandaan tidak menyala.
"Sudah dua hari ini Videotron di depan Masjid Cheng Hoo-Pandaan tidak menyalah," ungkap Agus salah seorang pedagang di Pasar Wisata Cheng Hoo-Pandaan, Minggu (15/12/2024).
Baca juga: Ratusan Pejabat Pemkab Pasuruan Dimutasi, Mas Rusdi Tekankan Kepentingan Umum
Meskipun Videotron itu menyalah hanya separuh. Ia menduga, Videotron tersebut rusak karena kehujanan. "Kemungkinan LED-nya rusak separuh sehingga tidak menyala," imbuhnya.
Pemkab Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terkesan melakukan pembiaran rusaknya videotron tersebut. Harusnya, videotron bisa dimanfaatkan dengan mengenalkan potensi-potensi unggulan yang ada Kabupaten Pasuruan.
Baca juga: Pasar Sayur Gempol Butuh Sentuhan Extra Pemkab. Tingkatkan Daya Beli Masyarakat
"Videotron rusak dan tidak bisa dimanfaatkan yang rugi siapa. Pastinya masyarakat lagi yang jadi korbannya," sindirnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Yusuf Daniel mempertanyakan kondisi empat Videotron tersebut. Politisi PKB ini menilai, seharusnya Videotron yang sudah dipasang bisa menjadi media informasi penting bagi masyarakat.
Baca juga: Atasi Pendangkalan Aliraan Sungai di Area SMPN 1 Gempol. Dinas SDA CITA Datangkan Excavator
"Tetapi juga bisa mengangkat potensi-potensi lainnya seperti obyek wisata. Potensi UMKM di Kabupaten Pasuruan," ujar Daniel.
Ia pun minta kondisi itu jadi bahan evaluasi bagi Pemkab Pasuruan. Supaya, berdirinya videotron memiliki manfaat lebih. Baik untuk pelaku UMKM, pengenalan potensi daerah, dan informasi kepada masyarakat luas. (dik)
Editor : Ida Djumila