Kejurkab Ponorogo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan dan Pencarian Atlet Berprestasi

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Ponorogo 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Ponorogo sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Bunda Lisdyarita, melalui Opening Ceremony yang digelar di Stadion Batoro Katong, Kamis (18/6/2026).

Kejurkab yang berlangsung mulai 18 Juni hingga 29 Juli 2026 ini mempertandingkan 19 cabang olahraga (cabor) dan menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga prestasi sekaligus ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Acara pembukaan dihadiri Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko beserta jajaran pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, serta sejumlah tamu undangan. Ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga turut ambil bagian dalam parade kontingen yang menjadi rangkaian pembukaan Kejurkab.

Ketua KONI Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko, mengatakan Kejurkab merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet daerah yang berkelanjutan.

“Kejurkab bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring dan membina atlet-atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, mulai tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.

Menurut Heru, hasil Kejurkab akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pemetaan kekuatan atlet di masing-masing cabang olahraga. Atlet yang menunjukkan prestasi terbaik akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur maupun event olahraga lainnya.

Melalui Kejurkab Ponorogo 2026, KONI berharap lahir generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ponorogo di tingkat regional maupun nasional serta memperkuat fondasi olahraga prestasi di Bumi Reog.

Heru juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang terus memberikan dukungan melalui alokasi anggaran APBD untuk pembinaan olahraga.

Baca juga: Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

“Saya berharap para atlet bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Demikian pula para wasit dan juri agar tetap tegak lurus menjaga fair play. Tunjukkan kalau sampean-sampean adalah patriot. Sampean semua adalah calon-calon jago, calon-calon juara,” tegasnya.

Selain itu, Heru mengungkapkan bahwa KONI Ponorogo telah merencanakan pembangunan Gedung KONI sebagai upaya memaksimalkan pelayanan dan dukungan terhadap seluruh cabang olahraga di Kabupaten Ponorogo.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menegaskan bahwa Kejurkab merupakan bagian penting dari proses pembinaan olahraga yang berkesinambungan.

“Dari Kejurkab ini akan lahir atlet-atlet terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Ponorogo di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” katanya.

Baca juga: Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun Digelar di Ponorogo, Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan

Bunda menambahkan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan disiplin, kerja keras, ketekunan, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Pemkab Ponorogo berkomitmen mendukung kemajuan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, produktif, dan berdaya saing.

Kami percaya olahraga tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga membangun generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kebersamaan,” pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru