Ponorogo, beritaplus.id– Tak tanggung-tanggung, Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang dinakhodai Dr. Dyah Ayu Puspitaningarti, S.KM., M.Kes., menggelar kegiatan meriah dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.
Dinas yang membawahi para tenaga kesehatan ini menyelenggarakan Health Creative Carnival pada Sabtu, 7 November 2026, mulai pukul 05.30 WIB.
Baca juga: Ponorogo Berpesta! KPRP 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung, Last Child Tampil Memukau
Uniknya, para peserta mengenakan kostum tematik yang kreatif, seperti modifikasi baju hazmat, busana adat, hingga maskot kesehatan. Beragam kostum tersebut diperagakan oleh tenaga medis, puskesmas, Dinas Kesehatan, pegawai rumah sakit, dan unsur kesehatan lainnya untuk mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat kepada masyarakat.
Mereka berjalan dengan mengambil titik start dari Stadion Batoro Katong, Jalan Pramuka, kemudian melintasi Jalan Suromenggolo dan Jalan Ir. Juanda, hingga finish di Jalan Basuki Rahmad, Gedung Terpadu.
Karnaval kesehatan atau Health Carnival/Health Creative Carnival merupakan kegiatan pawai yang diselenggarakan untuk mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat kepada masyarakat.
Tujuan utamanya adalah menyampaikan pesan-pesan pencegahan penyakit, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), serta pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental tanpa stigma.
Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Dr. Dyah Ayu Puspitaningarti, S.KM., M.Kes., dalam laporannya mengatakan bahwa tema Hari Kesehatan Nasional ke-62 tahun 2026 adalah “Sehat Untuk Semuanya”.
Menurut Bu Ayu, sehat untuk semua bukan sekadar tema, tetapi merupakan semangat yang perlu diwujudkan bersama.
“Alhamdulillah, kita bisa menyelenggarakan kegiatan Karnaval Kesehatan atau Health Creative Carnival, sebuah kegiatan pawai atau karnaval dengan tujuan memberikan edukasi kesehatan secara interaktif kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana kampanye untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta menggerakkan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif di bidang pelayanan kesehatan,” ucapnya.
Sebanyak 45 tim turut memeriahkan Health Creative Carnival HKN tahun ini. Peserta tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan, 20 organisasi profesi kesehatan, 32 puskesmas, tujuh rumah sakit, satu Lakesda, satu Aspin, dan satu PKSD.
“Disampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Health Creative Carnival ini. Dengan segala hormat, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bunda Lisdyarita yang berkenan membuka secara resmi acara Health Creative Showcase,” tuturnya.
Baca juga: Krisis Air Berakhir! 12 KK di Dukuh Kroyo Ponorogo Kini Nikmati Air Bersih
Di tempat yang sama, Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, mengatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu pilar dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.
Namun, disadari bahwa mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan dan menggerakkan kesadaran bersama merupakan tugas mulia yang tidak cukup jika hanya dilakukan melalui penyuluhan di dalam ruangan fasilitas kesehatan.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengapresiasi penyelenggaraan Health Creative Showcase ini. Sebuah inovasi yang mengemas pesan-pesan kesehatan dengan cara yang cerdas dan merupakan kegiatan karnaval kreatif pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Ponorogo. Luar biasa, kepala dinas yang kreatif dan inovatif,” kata Bunda dengan bangga.
Masih kata Bunda, antusiasme para peserta karnaval terlihat luar biasa, mulai dari inovasi pelayanan kesehatan, peragaan edukasi, hingga kreasi kostum yang ditampilkan.
“Ini membuktikan bahwa jajaran kesehatan tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kreativitas tanpa batas dalam penyampaian pesan kesehatan. Melalui momentum yang menggembirakan ini, saya ingin berpesan kepada seluruh elemen masyarakat, mari kita jadikan gaya hidup sehat bukan sebagai beban, melainkan sebagai gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari,” paparnya.
Bunda juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat.
Baca juga: Ponorogo Inotek Award 2026 Diikuti 78 Inovator, Bunda Lisdyarita Resmi Buka Expo Inovasi
Tak hanya itu, Bunda juga mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk terus berinovasi dan menjadikan ajang seperti ini sebagai wadah untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin mudah diakses, bermutu, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Selamat dan semangat kepada semua panitia Health Creative Showcase. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, memeriahkan, dan berpartisipasi. Semoga kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat edukasi, meningkatkan kesadaran, mempererat kolaborasi, sekaligus menggerakkan masyarakat untuk menjadikan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup,” terangnya.
Di akhir sambutannya, Bunda berpesan kepada para tenaga medis agar selalu memberikan pelayanan dengan ramah dan penuh senyuman.
“Selalu tersenyum, jangan lupa selalu senyum. Apalagi teman-teman di puskesmas, kalau pasien datang jangan cemberut, sehingga orang yang sedang sakit bisa menjadikan senyummu sebagai obat. Dan jangan sampai menolak pasien,” pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi