Pelajar Ponorogo Jadi Garda Terdepan Pelestari Seni Karawitan
Ponorogo, beritaplus.id Kalangan pelajar di Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan seni karawitan. Siswa-siswi mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) telah mampu memainkan seperangkat gamelan pelog dan slendro dengan baik.
Semangat pelestarian budaya tersebut tampak dalam Festival Karawitan Pelajar 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo.
Festival yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti oleh 18 grup tingkat SD/MI, 21 grup tingkat SMP/MTs, dan 9 grup tingkat SMA/sederajat. Antusiasme para peserta mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., yang diwakili oleh Kepala Seksi SMA, Ita Marantikan.
"Tentu, kami dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo sangat mendukung penyelenggaraan Festival Karawitan kategori SMA. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan upaya nyata melestarikan warisan budaya bangsa sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berbudaya, kreatif, dan berakhlak," ujar Ita.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh budaya global, kemampuan generasi muda memainkan serta mencintai seni karawitan menjadi bukti bahwa mereka mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Ita juga mengajak seluruh peserta untuk tampil percaya diri dan menjadikan setiap proses latihan sebagai sarana pembelajaran.
"Jangan hanya mengejar gelar juara, tetapi jadikan setiap proses latihan sebagai pembelajaran tentang disiplin, kerja sama, ketekunan, dan rasa saling menghargai. Menang memang membanggakan, namun keberanian untuk terus berkarya dan melestarikan budaya adalah kemenangan yang sesungguhnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo akan terus mendorong sekolah-sekolah yang memiliki potensi dan sumber daya untuk mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler karawitan. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan semakin banyak generasi muda yang mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya adiluhung Indonesia, khususnya seni karawitan yang menjadi kebanggaan Jawa Timur.
"Selamat dan sukses kepada para juara Festival Karawitan tingkat SMA yang meraih kategori Penyaji Terbaik dan Vokal Terbaik. Teruslah berkarya, tingkatkan kemampuan, dan pertahankan prestasi. Bagi yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati, tetaplah berlatih dengan semangat nguri-uri budaya Jawa melalui seni karawitan yang adiluhung," pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi