Bupati Ponorogo : Peran Pers Setara Dengan Negara, Bupati, Dan DPRD

beritaplus.id

Pemerintah kabupaten Ponorogo peringati Hari Pers Nasional tahun 2024 bersama awak media di Pondok Jambu Brotonegaran Ponorogo Sabtu (9/3/2024).

Bersamaan dengan HPN tahun 2024 itu juga ada gerakan tanam 3 juta pohon yang dihadiri sekitar 100 orang mengambil tema mengawal kepemimpinan dan keutuhan bangsa serta bersama media meneguhkan Ponorogo hebat.

Baca juga: Jalan Santai Tarhib Ramadhan 1447 H Masjid Baitul Mukhlisin Bersama PCM Ponorogo Berlangsung Semarak

Dalam sambutannya Bupati Sugiri menyampaikan harapan besar pada pers untuk berperan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Karena pers memiliki peran penting yang setara dengan negara, bupati,dan DPRD.

“Eksistensi pers bukan hanya untuk mewarnai berita tetapi lebih dari itu pers adalah pilar negara. Karena peran pers bisa mempengaruhi berbagai aspek dan membuka kesadaran masyarakat.,”tutur Bupati.

Bupati menegaskan bahwa peran pers sangat signifikan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mulai dari peran DR. Sutomo tahun 1908 hingga tumbuhnya sumpah pemuda 1928 yang mendorong Kemerdekaan tahun 1945.

Baca juga: Plt. Bupati Ponorogo Kukuhkan Bunda PAUD, Perkuat Pendidikan Karakter dan Pelestarian Budaya Sejak Dini

“Peran pers sangat luar biasa bagaimana pers saat penjajahan Jepang menulis slogan-slogan perjuangan seperti ‘Gupon omahe doro, melu Nippon soyo sengsoro yang mampu membakar semangat perjuangan dan menyulut revolusi jihad pada peristiwa 10 Nopember,”tegas Bupati.

Namun, kata Bupati, di era modern ini pers dihadapkan pada tantangan sosial media. Antara pers dan medsos jumbuh serta ada ketidakseimbangan. Jika msyarakat tidak cerdas mereka akan mudah percaya berita hoax dan terpengaruh opini yang salah.

Baca juga: KEPO 2026 Resmi Dilaunching, Ponorogo Genjot Wisata dan Ekonomi Kreatif

“Saya bermimpi pada HPN 2024 pers menjadi role model menjadi model yang menegakan kebenaran,”ujarnya.
Bupati berharap, media haris lebih modern, lebih cerdas, simple dalam mengubah pola pikir masyarakat di tengah gempuran medsos.

“Nah, media harus modern, lebih genit, simple mengubah mindset ketika bertarung dengan sosial media. Siarkan hal hal yang baik dan membela kebenaran,”pungkasnya. (aw)

Editor : Ida Djumila

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru