Pasuruan - beritaplus.id | Pemasangan banner himbauan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ngerong, Kecamatan Gempol di beberapa titik ruko Gempol 9 mendapat perhatian langsung dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Bahkan, Mas Rusdi sapaanya Rusdi Sutejo meminta kepada pemilik usaha warkop atau cafe di kawasan Gempol 9 untuk menaati himbauan tersebut.
Menurut Rusdi, langkah Pemdes Ngerong memasang banner himbauan di kawasan Ruko Gempol 9 sudah benar. Hal itu sebagai bentuk keresahan warganya terkait maraknya peredaran minuman keras (miras). "Langkah Pemdes sudah benar dan Pemkab Pasuruan mendukungnya," ujar Bupati Pasuruan usia menghadiri rapat paripurna pengesahan Raperda Non APBD di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Selasa (15/7/2025).
Baca juga: Suara Damai dari Tengah Bara: Elite Politik dan Tokoh Bangsa Minta Menahan Diri Pasca Kerusuhan
Tidak hanya pemilik cafe di Ruko Gempol 9, pria yang juga sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan ini meminta pemilik cafe-cafe dikawasan Kabupaten Pasuruan menaati aturan yang ada. Ia tegaskan tidak akan main-main apabila ada pengelola atau pemilik cafe yang melanggar akan kita tindak.
Baca juga: Ribuan Penonton Histeris Dewa 19 Tampil di Aloon-Aloon Ponorogo
"Apabila ada pengelola atau pemilik cafe yang melanggar akan kami tindak," tegasnya.
Baca juga: Anarkis ! Gedung Grahadi Surabaya Dibakar dan Dijarah Massa
Ada beberapa banner himbauan berukuran sedang di kawasan Ruko Gempol 9 yang dipasang Pemdes Ngerong. Banner bertulis "Dilarang Menjual, Membawa Minuman Beralkohol dan Narkoba di Wilayah Ruko Gempol 9. Warung Kopi/Cafe Tutup Jam 00.00 WIB,". Dipasangnya banner-banner bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah Gempol khususnya Ngerong. (dik)
Editor : Ida Djumila