Camat Gempol, Mengapresiasi Peran Aktif Ketua DPRD Penanganan Banjir 

Reporter : Didik Nurhadi
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menemui Camat Gempol Hadi Mulyono diruang transit

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, jadi perhatian serius Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Politisi senior PKB ini langsung melakukan koordinator instansi terkait dengan memanggil Camat Gempol Hadi Mulyono pada Rabu, (4/2/2026) pagi.

"Benar hari saya menemui ketua dewan terkait penanganan banjir yang terjadi beberapa hari lalu," kata Hadi Mulyono Camat Gempol pada awa media. 

Baca juga: Pasca Darurat Banjir di Gempol. Lek Sul minta Pemkab Tanggap

Hadi menjelaskan, semua penyebab banjir di Gempol sudah disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. Salah satunya, intensitas hutan tinggi, dan tersumbatnya saluran air. 
"Karena terjadi penyumbatan pada gorong-gorong disertai tingginya curah hujan. Sehingga saluran air tidak bisa menampung dan meluber ke jalanan," ungkapnya.

Sedangkan di wilayah Ngering, Desa Kejapanan, faktor penyebab banjir karena tumpukan sampah. Padahal setiap tahun di wilayah tersebut, Pemkab Pasuruan melakukan normalisasi. Meskipun demikian, pihak secara inten terus melakukan koordinasi dengan pihak desa.

Baca juga: AAU Dilaporkan ke BK DPRD Kab. Pasuruan Atas Dugaan Pelanggaran Etika  

Ia menilai kolaborasi antara legislatif dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan pembangunan yang mendesak di wilayah Pasuruan khususnya Gempol pasca banjir.  

"Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Ketua DPRD. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan di wilayah Gempol dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan," tambahnya.

Baca juga: BK DPRD Kab. Pasuruan Tunggu Laporan Resmi Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Menyeret AAU 

Sementara, Samsul Hidayat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan akan menindaklanjuti usulan atau masukan dari pihak-pihak terkait. Masalah banjir di Kabupaten Pasuruan khususnya di Gempol tidak bisa diselesaikan sepihak, akan tetapi semua pihak harus terlibat. Oleh sebab itu, pihaknya mengundang camat dan instansi lainnya. "Supaya kami mengetahui penyebab banjir dan mencari solusi mengatasinya. Paling tidak banjir terjadi tidak melebar ke beberapa wilayah," ujar Lek Sul sapaan. 

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan instansi lainnya agar persoalan ini bisa cepat teratasi. Lek Sul menghimbau kepada masyarakat Pasuruan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. (dik)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru