x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pemkab Pasuruan Gandeng Cempaka Foundation Melakukan Konservasi Hutan

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Memulihkan hutan di wilayah setempat, Pemkab Pasuruan berkaborasi dengan Cempaka Foundation meresmikan Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) Tahun 2026 di Alas Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Senin (3/2/2026). 

Program ini bertujuan menjaga dan memulihkan kawasan hutan serta daerah tangkapan air di Kabupaten Pasuruan. Peresmian program tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Tri Widya Sasongko. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, ADM Perhutani KPH Pasuruan, Kepala CDK Lumajang Wilayah Kerja Pasuruan, serta perwakilan 20 perusahaan mitra Cempaka Foundation.

Sarifudin Lathif, Direktur Cempaka Foundation mengatakan, Program KHDTA telah berjalan selama enam tahun, sejak 2019 hingga 2025. Selama periode tersebut, jelas dia, lebih dari 97.747 pohon telah ditanam di lahan seluas 159,08 hektare dengan melibatkan 34 perusahaan mitra.

"Sejak 2023, Cempaka Foundation juga mengembangkan Aplikasi Bumi Baik sebagai sistem pemantauan lokasi, pertumbuhan pohon, serta potensi serapan karbon dari setiap pohon yang ditanam," ujarnya. 

Ia menyebut, aplikasi ini menjadi instrumen transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan. Pada tahun 2025, Program KHDTA berhasil menanam dan merawat 17.976 pohon di lahan seluas 25,6 hektare bersama 23 mitra dari unsur perusahaan dan pemerintah.

"Dan dilaksanakan di kawasan hutan yang tersebar di enam desa dan dikelola oleh kelompok masyarakat," tambahnya.
 
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi melalui Aplikasi Bumi Baik, tingkat hidup tanaman mencapai 85 persen, sementara tanaman yang mati telah dilakukan penanaman ulang pada Desember 2025. Untuk tahun 2026, Cempaka Foundation menargetkan penanaman 25.000 pohon di lahan seluas 35 hektare yang tersebar di delapan lokasi di Kabupaten Pasuruan. 

Hingga awal tahun ini, tercatat sudah ada 18 mitra perusahaan dan dinas yang berkomitmen mendukung Program KHDTA dengan total penanaman 20.250 pohon di lahan seluas 33,28 hektare.

Sarifudin menegaskan, melalui Program KHDTA, Cempaka Foundation mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam upaya konservasi hutan dan daerah tangkapan air melalui kegiatan penanaman, perawatan, monitoring, serta pengukuran dampak lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Program ini juga diselaraskan dengan kebijakan Pemkab Pasuruan, seperti Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH), serta kewajiban perusahaan dalam dokumen persetujuan lingkungan terkait pemanfaatan air bawah tanah.

Tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko menyampaikan, upaya konservasi di Kabupaten Pasuruan sudah berjalan dengan baik, namun perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Ia menyebutkan, luas lahan kritis di Kabupaten Pasuruan saat ini mencapai sekitar 30 ribu hektare.

"Kami akan terus mengawal proses konservasi, tidak hanya di kawasan Gunung Penanggungan, tetapi juga di Arjuno Welirang dan Bromo. Dengan Perbup Nomor 224 Tahun 2023, mekanisme konservasi lahan kritis diharapkan lebih terarah, dan Pemkab Pasuruan siap memfasilitasi," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa mengapresiasi pelaksanaan Program KHDTA yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Ia mendorong agar kegiatan penanaman pohon dilakukan secara rutin oleh seluruh perusahaan.

"Saya sangat mengapresiasi Cempaka Foundation. Program KHDTA ini tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat, khususnya petani hutan yang terlibat,” katanya.

Politisi muda asal Fraksi Gerindra berharap ke depan keterlibatan dalam program konservasi tidak terbatas pada perusahaan, tetapi juga melibatkan lembaga lain serta masyarakat secara luas. (dik)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...