SMK Negeri 2 Ponorogo Gandeng Mitra DUDI Perkuat Kualitas Lulusan Via UKK.

Reporter : Bayu

Ponorogo - beritaplus.id | Sebagai sekolah pusat keunggulan SMKN 2 Ponorogo komitmen lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan standart industri dan kebutuhan dunia kerja. 

Sekolah yang dinahkodai Suryanto, S.Pd bertempat di halaman sekolah tampak semarak digelar Uji Kompetensi Keahlian tahun pelajaran 2025/2026 dengan penampilan karya siswa busana di panggung utama.

Baca juga: Oknum Dewan Jadi "Bang Jago" di Jalanan. Dipanggil BK, Belum Diberi Saksi

Betapa tidak, busana rancangan dan design dijahit sendiri oleh siswa yang berkolaborasi dengan tata rias kecantikan menghasilkan karya panggung dalam rangka gelar karya UKK Uji Kompetensi Keahlian.

Tak hanya itu, UKK yang digelar Kamis (12/2/2026) juga memamerkan hasil karya siswa kelas 12 tata keahlian boga (kuliner) dengan berbagai menu cipta masakan kue.

Kepala SMKN 2 Ponorogo Suryanto,S.Pd menyampaikan kegembiraannya ketika para anak didiknya sudah berani menunjukann hasil karyanya. 

“Keterlibatan DUDI dalam UKK bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu lulusan,”ungkapnya.

Menurut Suryanto, UKK ini merupakan panggung inovasi bagi anak-anak yang tampil hari ni mulai dari rancangan baju hingga modelnya murni karya anak SMKN 2 Ponorogo.

Masih kata Suryanto, keterlibatan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam UKK ini adalah harga mati untuk menjamin kualitas lulusan.

“Kami tidak ingin UKK hanya menjadi formalitas. Oleh karena  dengan menggandeng mitra industri ternama, kami memastikan standart penilaian bersifat obyektif dan sesuai dengan kebutuhan nyata pasar kerja global,”tuturnya.

Baca juga: Jembatan Ambrol, Anggota Kodim Ponorogo dan Masyarakat Buat Jembatan Darurat

Tak hanya itu UKK SMKN 2 Ponorogo menggandeng sederet nama besar industri sebagai penguji eksternal antara lain jurusan kuliner menggandeng penguji dari Surabaya Hotel School, Tata busana mendatangkan penguji praktisi Alalea Mode dan Ghozart Studio.

Spa dan tata kecantikan menghadirkan raksasa kosmetik PT Victoria Care IndonesiaTbk, TJKT penguji dari PT Restu Panca Alam Ponorogo. 

Adapun perhotelan penguji dari Premier Place Hotel Surabaya Airport, Usaha Layanan Pariwisata penguji dari PT Darmawisata Indonesia dan PT Aleta Shafa Wisata.

Di tempat yang sama, Denianto,S.H Kasi SMK mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Maskun,S.Pd, M.M menyampaikan apresiasi pagelaran UKK yang digelar SMKN 2 Ponorogo.

“Luar biasa kemasan acara UKK begitu megah unjuk karya siswa-siswi. Validasi kompetensi seperti inilah yang dibutuhkan. Hasil UKK ini harus menjadai modal kepercayaan diri siswa saat terjun ke dunia kerja,”ucapnya mewakili Kacabdin.

Baca juga: Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sementara ketua komite SMKN 2 Ponorogo DR. Saripan Nurjan berharap UKK ini bisa menghasilkan out put profesional yang berkompeten di bidang masing-masing jurusan keahlian.

“Kesuksesan lulusan SMK harus berlandaskan dua pilar utama yakni Al-Qowiy kompetensi teknis yang kuat dan Al-Amin kejujuran atau integritas,”paparnya.

Dalam uraiannya, Saripan menegaskan, melalui pelaksanaan UKK yang melibatkan DUDI secara langsung, SMK Negeri 2 Ponorogo semakin menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. 

“Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, siap kerja, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global,”pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru