Pemkot Surabaya Keluarkan Surat Edaran Tentang Waktu Kerja PNS

beritaplus.id
Pegawai Negeri Sipil (istimewa)

Surabaya-beritaplus.id | Pemkot Surabaya mengeluarkan surat edaran tentang kebijakan pengaturan waktu kerja, dengan memberlakukan kebijakan baru bagi pegawai baik PNS/non-PNS di tengah wabah virus corona.

Dalam surat bernomor 443.1/3355/436.8.3/2020 yang ditandatangani oleh Risma itu mengatur terkait sistem kerja ASN Pemkot. Selasa, (24/03/2020).

Baca juga: Diduga Minim Lahan Parkir, Aktivitas Parkir di Sekitar Leedon Hotel & Suites Surabaya Jadi Sorotan

Kebijakan yang diatur melalui surat edaran dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini tentang penyesuaian sistem kerja pegawai dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, kebijakan pembagian shift kerja di lingkungan pegawai PNS/non PNS mulai berlaku Selasa (24/3/2020) hari ini.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan mengatakan, hal itu lantaran antisipasi yang memang harus dilakukan terhadap penyebaran virus corona di Kota Surabaya.

"Berlaku mulai hari ini," kata Hendro saat ditemui di Balai Kota Surabaya.

Baca juga: Tragedi Maut di Proyek Margorejo, Wali Kota Eri Cahyadi Hentikan Sementara Pengerukan Box Culvert di Surabaya

Sistem kerja ASN, sementara dibuat dua shift, yakni dengan mekanisme pembagian satu hari bekerja di kantor dan satu hari berikutnya tidak perlu dinas atau bekerja dari rumah masing-masing.

Meski begitu, sistem pelayanan dipastikan tetap berjalan. "Satu hari tidak masuk itu bukan berarti mereka tidak bekerja, mereka bekerja dari rumah misalnya konsultasi, misalnya cek draft dan sebagainya," terang Hendro.

Hendro mengatakan, ketentuan itu bakal berlaku menyesuaikan situasi dan kondisi, pihaknya juga bakal melakukan evaluasi selama dua minggu.

Baca juga: Proyek Taman Kota di Jantung Surabaya Jadi Sorotan, Transparansi Penggunaan Material Dipertanyakan

Pihaknya pun berharap agar situasinya stabil, sehingga dapat kembali normal seperti sedia kala.

"Kita evaluasi dulu 2 minggu ini, kita lihat," ungkapnya. (syd88)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru