Imam Ketum Cakra : Mas Bupati Harus Berikan Sanksi Berat ke AK 

Reporter : Didik Nurhadi
Imam Rusdian, Ketum Cakra Berdaulat   

Pasuruan, BeritaPlus.id - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakra Berdaulat, Imam Rusdian mendesak Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melayangkan sanksi berat kepada AK, oknum Kabid Pelayanan di RSUD Bangil yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) saat bertugas di RSUD Grati. 

"Bupati Pasuruan segera memberikan sanksi berat kepada AK. Karena melakukan dugaan pungli dengan mencatut nama wakil bupati (wabup)," tegas Imam.

Baca juga: Catut Nama Gus Wabup Pasuruan, Oknum Dokter di RSUD Bangil Minta Uang Loloskan jadi Pegawai THL 

Tidak hanya itu, ia berencana akan melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum (kepolisian).

"Dalam waktu dekat kita akan melaporkan AK ke polisi," sambungnya.

Imam menilai, makelar alias calo pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pasuruan tidak bisa dibiarkan. Untuk itu, ia mendorong Mas Bupati sapaanya Bupati Pasuruan melakukan "bersih-bersih" pejabat dilingkup lembaga dipimpinannya.

Baca juga: Sertijab Bupati Pasuruan. Mas Rusdi Komitmen Prioritaskan 33 Program

"Jangan sampai kejadian tersebut terulang lagi. Apalagi sampai mencatut nama Wabup," tambahnya.

Selain tindakan tegas dari Bupati Pasuruan, aparat penegak hukum juga harus turun tangan, melakukan inventarisir dan investigasi di lapangan.
Ia berharap aparat penegak hukum seperti kepolisian tidak hanya menunggu laporan. Tetapi melakukan penyelidikan kasus ini. 

"Kita menginginkan RSUD Grati dan Bangil bersih dari praktik pungli dan segala permaina kotor. Karena bagaimanapun permainan kotor akan mempengaruhi kwalitas kerja," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar kabar adanya permintaan sejumlah uang ke calon pegawai tenaga harian lepas (THL) bertugas di RSUD Grati olah oknum dokter yang kini bertugas sebagai Kabid Pelayanan di RSUD Bangil berenisial AK. Bahkan, mantan Kabid RSUD Grati ini mengakui uang sebesar Rp 15 juta telah dikembalikan ke pihak keluarga WS.

AK berdalih menolong, dan uang tersebut sebagai ucapan terima kasih. Atas WS diterima menjadi pegawai THL di lingkungan rumah sakit plat merah tersebut. (dik)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru