Bupati Sampang Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Harus Berdampak Nyata Bukan Sekadar Formalitas

Reporter : Ida Djumila

SAMPANG, Beritaplus.id — Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 

RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 harus menjadi forum strategis yang menghasilkan program tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar rutinitas formalitas tahunan.

Baca juga: Bupati Sampang Lantik Nor Alam sebagai Kadisdik, Dorong Reformasi Menyeluruh Dunia Pendidikan

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Robatal, Senin (26/01/2026). 

Di hadapan unsur pemerintah daerah, DPRD, kepala desa, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sipil, Bupati menekankan pentingnya kualitas usulan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Setiap usulan harus terukur, prioritatif, dan menjawab persoalan nyata di lapangan Musrenbang tidak boleh hanya menjadi daftar keinginan tanpa dampak,” tegasnya.

Bupati menjelaskan Musrenbang merupakan instrumen penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. 

Karena itu, seluruh usulan diharapkan selaras dengan tema RKPD 2027, yakni “Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kualitas Layanan Dasar yang Merata.”

Empat prioritas pembangunan daerah juga ditegaskan, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia,

Baca juga: Bantah Kabar Diamankan Kejati, Bupati Sampang Pastikan Tetap Jalankan Agenda Dinas

 percepatan penurunan kemiskinan, penguatan infrastruktur konektivitas berwawasan lingkungan, serta digitalisasi tata kelola pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Sampang, 

antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 64,86 pada 2021 menjadi 67,23 pada 2025, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 2,44 persen. 

Namun, ia mengakui angka kemiskinan yang masih berada di kisaran 20,61 persen menjadi pekerjaan rumah bersama.

Baca juga: Rapat Forum LLAJ Sampang Tekankan Perbaikan Infrastruktur dan Keselamatan Pengguna Jalan

Bupati juga menyinggung keterbatasan fiskal daerah akibat pengurangan dana transfer pusat. 

Kondisi ini menuntut OPD untuk lebih inovatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mencari alternatif pendanaan pembangunan.

Menutup sambutannya, Bupati Sampang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat agar perencanaan pembangunan benar-benar terealisasi dan memberi manfaat nyata. (fen)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru