Lek Sul Tinjau SDN 1 Bulusari usai Direhap  

Reporter : Didik Nurhadi
Samsul Hidayat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan kunjungi SDN 1 Bulusari usai direhab 

Pasuruan - beritaplus.id | Usai direhap, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat langsung melakukan peninjuan ke SDN1 Bulusari Kecamatan Gempol, Sabtu (31/01/26 ) pagi Kemarin. Hal itu dilakukan untuk memastikan proyek bersumber APBD 2025 sesuai RAB.

Lek Sul sapaanya didampingi Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Bulusari, komite dan juga dewan guru. Politisi PKB berharap ruang kelas yang baru tersebut segara bisa di gunakan untuk aktifitas  belajar mengejara siswa. "Alhamdulillah ruang kelas yang baru ini sudah di tempati, sehingga anak-anak didik bisa nyaman saat belajar dan tak takut bocor lagi saat  musim hujan," kata Lek Sul saat dikonfirmasi beritaplus.id, Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Dewan Mengaprisiasi Polisi, Mengkritik Pemkot. Soal Penutupan Kafe Menyediakan Miras 

Politisi kawakan PKB ini menambahkan, bahwa pemenuhan sarana dan prasara pendidikan, khususnya di tingkat sekolah SDN dan SMP N menjadi  prioritas pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Dimana tahun 2025 lalu, Pemkab menggelontorkan anggaran yang cukup besar nilainya capai Rp 54 miliar rupiah untuk perbaikan sekolah rusak ringan dan berat yang tersebar di Kabupaten Pasuruan sejumlah 270 lebih.

Baca juga: SMA Muhipo Ponorogo Gelar MPSC Pertama Digelar Peserta Lampaui Target

"Tahun 2026 ini anggaran untuk perbaikan sekolah baik SDN maupun SMPN masih ada  tapi tidak terlalu besar yakni Rp 13 miliar. Karena imbas dari adanya pengurangan dana TKD (transfer ke daerah,Red) yang cukup besar," jelasnya.

Melalui kunjungan di SDN1 Bulusari ini,  ia meminta Dinas Pendidikan melakukan kordinasi dengan pihak sekolah yang mendapatkan bantuan rehap. Tujuannya agar program pembangunan bisa selaras dengan kebutuhan sekolah yang ada di wilayah kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Pimpin Partai Golkar Kab. Pasuruan. Nik Sugiharti Siap Kolaborasi

"Jangan kebutuhan sekolah tidak sesuai dengan bantuan yang diberikan. Contohnya, sekolah butuh rehap ruang kelas yang dibangun pager sekolah. Kalau seperti ini tidak akan menyelesaikan persoalan," pungksnya. (dik)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru