x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pemeriksaan Visus pada Siswa Sekolah Dasar: Langkah Awal Mendukung Proses Belajar

Avatar Ida Djumila

Peristiwa

oleh : Clarasita Khairani, Mahasiswa KKN Reguker 1 Unand 2026 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Kesehatan mata kerap menjadi prasyarat yang terlupakan dalam proses belajar anak usia sekolah. Padahal, kemampuan melihat dengan baik menentukan banyak hal di ruang kelas, mulai dari membaca buku pelajaran, menyalin tulisan di papan tulis, hingga mengikuti penjelasan guru. Hal ini disebabkan karena tidak selalu disertai keluhan yang jelas, penurunan ketajaman penglihatan pada anak sering luput dari perhatian.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, dilakukan skrining pemeriksaan visus pada siswa kelas VI di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Padang Ganting yaitu SD N 11 Padang Ganting. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran awal mengenai ketajaman penglihatan siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan mata secara berkala sejak usia dini.

Pemeriksaan dilakukan terhadap 15 siswa berusia 11 hingga 13 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan prosedur yang sederhana dan aman, serta mengikuti prinsip etika pemeriksaan kesehatan anak. Data dicatat secara anonim dan digunakan secara terbatas untuk tujuan edukasi serta pemantauan kesehatan, bukan sebagai dasar penetapan diagnosis medis.

Berdasarkan hasil skrining, sekitar setengah dari jumlah siswa yang diperiksa memiliki ketajaman penglihatan normal pada kedua mata. Sementara itu, sebagian lainnya menunjukkan visus di bawah 20/20 pada satu mata maupun kedua mata. Tingkat penurunan yang dijumpai bervariasi, mulai dari penurunan ringan hingga penurunan sedang. Gambaran ini menunjukkan adanya variasi kondisi penglihatan pada anak usia sekolah, meskipun mereka berada pada jenjang pendidikan dan kelompok usia yang sama.

Secara umum, hasil pemeriksaan memperlihatkan bahwa tidak seluruh siswa memiliki ketajaman penglihatan yang optimal untuk aktivitas visual jarak jauh. Meski demikian, mayoritas siswa masih berada pada rentang ketajaman penglihatan yang memungkinkan mereka mengikuti proses pembelajaran sehari-hari dengan baik. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining kesehatan mata sebagai langkah awal untuk mengenali kondisi penglihatan anak sejak dini.

Perlu digarisbawahi bahwa pemeriksaan visus yang dilakukan merupakan skrining awal. Artinya, hasil yang diperoleh tidak dapat serta-merta ditafsirkan sebagai diagnosis gangguan penglihatan. Pada siswa dengan visus di bawah normal, temuan ini lebih tepat dipandang sebagai sinyal awal untuk edukasi kesehatan mata dan, apabila diperlukan, anjuran pemeriksaan lanjutan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten.

Pentingnya skrining mata pada anak usia sekolah sejalan dengan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI). Organisasi profesi tersebut menyebutkan bahwa penurunan ketajaman penglihatan pada anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kebiasaan membaca dengan jarak terlalu dekat, pencahayaan yang kurang memadai, posisi belajar yang tidak ergonomis, serta penggunaan gawai dalam durasi panjang tanpa jeda istirahat yang cukup.

Dalam kehidupan sehari-hari, anak sering kali tidak menyadari adanya perubahan pada kemampuan penglihatannya. Banyak anak beradaptasi secara spontan, misalnya dengan mendekatkan buku saat membaca atau memilih duduk lebih dekat ke papan tulis agar tulisan terlihat lebih jelas. Tanpa pemeriksaan mata, adaptasi semacam ini dapat berlangsung dalam jangka waktu lama dan berisiko memengaruhi kenyamanan serta efektivitas proses belajar.

Sekolah sebagai lingkungan belajar memegang peran strategis dalam mendukung kesehatan mata anak. Penyediaan pencahayaan ruang kelas yang memadai, pengaturan jarak pandang yang tepat, serta pengelolaan aktivitas belajar yang seimbang dapat membantu menjaga ketajaman penglihatan siswa. Di sisi lain, peran orang tua juga tidak kalah penting, terutama dalam membiasakan perilaku visual yang sehat di rumah, seperti membatasi durasi penggunaan gawai dan mendorong anak untuk beristirahat secara berkala saat membaca atau belajar.

Kegiatan skrining kesehatan, termasuk pemeriksaan visus, dapat menjadi pintu masuk yang bermakna untuk membangun perhatian bersama terhadap kesehatan mata anak usia sekolah. Dengan adanya deteksi dini, perhatian terhadap kondisi penglihatan anak dapat diberikan lebih cepat dan tepat, sehingga potensi hambatan belajar akibat masalah penglihatan dapat diminimalkan sejak awal.

Pada akhirnya, pemeriksaan visus bukan semata-mata bertujuan untuk menemukan adanya masalah, melainkan juga sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan mata sebagai unsur penunjang kualitas hidup dan pendidikan anak. Dengan dukungan sekolah, orang tua, serta tenaga kesehatan, langkah promotif dan preventif di bidang kesehatan mata anak diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 31 Jan 2026 13:33 WIB | Peristiwa

Harlah 1 Abad NU RSU Muslimat Ponorogo Gelar Baksos dan Soft Opening Gedung Gus Dur

Ponorogo, beritaplus.id | RSU Muslimat Ponorogo di satu abad NU ini sudah memiliki rumah sakit yang megah yang merupakan rumah sakit NU satu-satunya di area ...
Jumat, 30 Jan 2026 18:06 WIB | Hukum dan Kriminal

Kecewa Kinerja Satreskrim, BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan

Kecewa Kinerja Satreskrim, BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan ...
Jumat, 30 Jan 2026 17:41 WIB | Peristiwa

Semarak PAC GP Ansor Ponorogo Gelar Peringatan Satu Abad NU Fest 100 Tumpeng 

Ponorogo, beritaplus.id | Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ponorogo menggelar peringatan satu abad NU Fest bertempat di panggung Ekraf ...
Jumat, 30 Jan 2026 17:01 WIB | Peristiwa

Perkara Gugatan Pengadaan Kendaraan MBG, Berakhir Damai Melalui Mediasi

Pasuruan, beritaplus.id | Gugatan perdata yang dilayangkan Anjar Supriyanto ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Pasuruan, akhirnya membuahkan hasil melalui mediasi ...
Jumat, 30 Jan 2026 14:21 WIB | Politik dan Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Nik Sugiharti sebagai Ketua DPD Golkar

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat menyampaikan ucapan selamat dan mengaprisiasi atas terpilihnya Nik Sugiharti sebagai ...
Jumat, 30 Jan 2026 04:25 WIB | Peristiwa

SMA Muhipo Ponorogo Gelar MPSC Pertama Digelar Peserta Lampaui Target

Ponorogo - beritaplus.id | SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo punya komitmen dan konsisten yang tinggi dalam menumbuh kembangkan berbagai potensi minat dan bakat ...