SMA Muhipo Ponorogo Gelar MPSC Pertama Digelar Peserta Lampaui Target
Ponorogo - beritaplus.id | SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo punya komitmen dan konsisten yang tinggi dalam menumbuh kembangkan berbagai potensi minat dan bakat peserta didik sesuai kemampuan masing-masing anak.
Terbaru, SMA yang dipimpin Sugeng Riadi,S.Pd, M.Pd di akhir bulan Januari awal tahun 2026 menggelar kompetisi olahraga pencak silat Muhipo Pencak Silat Competitions (MPSC) 2026.
Luar biasanya lagi ajang bergengsi pencak silat ini diikuti 617 peserta pelajar SD, SMP, SMA se Mataraman dan baru pertama di gelar.
Bahkan IPSI Ponorogo sendiri mengakui event inilah yang paling banyak dihadiri seluruh peserta.
Sugeng Riadi,S.Pd, M.P Kepala SMA Muhipo Ponorogo pada pembukaan Muhipo Pencak Silat Competitions 2026 mengaku bangga atas animo peserta yang luar biasa.
Pun Ia mengucapkan terima kasih kepada undangan yang telah hadir untuk menyemangati kegiatan dan peserta maupun pendamping atas atensinya di MPSC ini.
Menurut Sugeng Riadi, event MPSC ini sebagai wadah untuk silaturrahim antar sekolah, perguruan dan siapapun yang hadir di Muhipo ini bisa bertemu dan bisa bersaring tentang perkembangan dunia pencak silat.
Kesuksesan ini lantaran SMA Muhipo Ponorogo dari dulu tetap konsisten mewadahi bakat minat para siswa.
“Jadi Muhipo mengembangkan pendidikan berbasis potensi siswa baik akademik maupun non akademik,”ujarnya.
Sugeng menyebut, yang non akademik seperti event ini. Termasuk 24 ekstra kurikuler yang dikembangkan di SMA Muhipo ini.
Selain itu, sebut Sugeng, SMA Muhipo membuka dan mengembangkan potensi secara maksimal kelas tahfid, internasional, seni budaya, olahraga, enterpeneur, ia, semuanya adalah keunggulan SMA Muhipo diperuntukan bagi siswa.
“Ke depannya kita akan terus mengembangkan ke level kelas internasional karena punya semboyan mendunia seperti tapak suci. Selain itu sekolah telah menyiapkan yang kuliah negeri dan swasta baik keluar negeri seperti ke Jerman dan Jepang. Dan bagi siswa yang tidak kuliah diwadahi program bursa kerja ke Jepang,”jlentrehnya.
Di tempat yang sama, Ketua IPSI Ponorogo yang diwakili sekretaris umum H. Amrizal,S.T menyampaikan pesan dari PLt menekankan kerukunan, kebersamaan, kekompakan, keamanan supaya terus dipertahankan karena ini merupakan modal untuk mengadakan even selanjutnya.
“Kami berharap Ponorogo sebagai kota ter-aman yang sudah kondusif ini mari kita jaga bersama. Kita bersaudara semua. Pencak silat sebagai pemersatu sehingga selama 3 hari mulai tanggal 29 hingga 31 semua peserta bertanggung jawab terkait keamanan,”himbaunya usai membuka acara.
Sementara ketua panitai MPSC 2026 Anton Mukminin, M.Pd mengatakan peserta MPSC 2026 sangat luar biasa melampaui target dari 300 menjadi 617.
“Alhamdulillah peserta MPSC membludak terdiri dari 222 peserta dari SD, 280 dari SMP, 115 dari SMA yang akan berlaga selama 3 hari mulai 29-31 Januari,”ungkapnya.
Masih kata Anton, untuk menjaga sportifitas dan profesionalisme pihaknya mendatangkan tim juri Pengprov IPSI Jawa Timur yang berkolaborasi dengan tim juri IPSI Ponorogo.
Menurut Anton, panitia MPSC 2026 menerapkan penilaian pertandingan menggunakan digital scoring bukan manual.
“Sehingga semua penilaian transparan dan bisa dilihat oleh publik,”jelas Anton.(aw)
Editor : Redaksi