x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Dewan Mengaprisiasi Polisi, Mengkritik Pemkot. Soal Penutupan Kafe Menyediakan Miras 

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan - beritaplus.id | Langkah tegas aparat kepolisian (Polres Pasuruan Kota) dalam menertibkan kafe yang kedapatan menjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kota Pasuruan mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Penertiban tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban dan moral publik, meski di sisi lain muncul kekecewaan terhadap Pemerintah Kota Pasuruan yang dinilai kurang responsif.

Anggota dewan setempat menilai, keberanian Polres Pasuruan Kota dalam menutup operasional kafe penjual miras patut diapresiasi karena sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan lingkungan aman dan tertib. Namun, mereka menyayangkan sikap Pemkot Pasuruan yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dan cepat dalam menindaklanjuti persoalan peredaran miras yang sudah berulang kali dikeluhkan warga.

“Penegakan hukum tidak bisa dibebankan hanya kepada kepolisian. Pemerintah daerah seharusnya hadir melalui pengawasan perizinan, penertiban usaha, dan kebijakan yang jelas,” ujar salah satu anggota dewan, sebagaimana dikutip dari TribunJatim.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Decky Tjahyono Try Yoga, membenarkan adanya penutupan kafe tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan jajarannya sudah sesuai prosedur dan bertujuan menjaga ketertiban umum. 
Decky menjelaskan, penutupan dilakukan setelah ditemukan pelanggaran berupa penjualan minuman keras tanpa izin yang sah. "Benar ada kafe yang kita tutup karena diduga menjual miras secara ilegal. Dan ini merupakan komitmen Polres Pasuruan Kota dalam menindak pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan tidak segan mengambil tindakan hukum apabila ditemukan pelanggaran serupa di tempat lain. Menurutnya, sinergi lintas sektor, terutama dengan pemerintah daerah, sangat dibutuhkan agar penertiban dapat berjalan berkelanjutan.

Hingga kini, penutupan kafe tersebut masih menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap ketegasan aparat penegak hukum dapat diikuti langkah konkret dari Pemkot Pasuruan agar penertiban tidak bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari kebijakan yang konsisten dan berpihak pada ketertiban serta nilai sosial masyarakat . (Jin)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 01 Feb 2026 06:14 WIB | Politik dan Pemerintahan

Dr. Transtoto: Ahli Hutan Banyak, Patriotisme Dan Kesejahteraan Menjadi Masalah Kunci

Jogjakarta - beritaplus.id | Menurut ahli, kehutanan perlu dikelola secara teknis dan ilmiah dengan penghasilan yang layak Indonesia yang memiliki hutan rimba ...
Sabtu, 31 Jan 2026 19:12 WIB | Peristiwa

Harlah NU ke-100, PCNU Bangil Siapkan 100 Tumpeng Simbol Kebersamaan 

Pasuruan, beritaplus.id | Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan. PCNU Bangil menyiapkan 100 tumpeng sebagai simbol ...
Sabtu, 31 Jan 2026 14:05 WIB | Peristiwa

Mahasiswa KKN Dorong Digitalisasi UMKM di Nagari Padang  Ganting melalui Pembaruan Lokasi di Google Maps

Oleh : Fhirasa Istivani, Mahasiswa KKN Reguler 1 Unand 2026 dan salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis universitas Andalas Mahasiswa Kuliah Kerja ...
Sabtu, 31 Jan 2026 13:50 WIB | Peristiwa

Website Nagari Padang Ganting sebagai Instrumen Digital dalam Pengelolaan Informasi Nagari

Oleh: Farezki Guna Mandiri, Mahasiswa KKN Reguler I 2026 Universitas Andalas dan Mahasiswa Fakultas Teknik Departemen Teknik Mesin 2023. Padang Ganting, Tanah ...
Sabtu, 31 Jan 2026 13:33 WIB | Peristiwa

Harlah 1 Abad NU RSU Muslimat Ponorogo Gelar Baksos dan Soft Opening Gedung Gus Dur

Ponorogo, beritaplus.id | RSU Muslimat Ponorogo di satu abad NU ini sudah memiliki rumah sakit yang megah yang merupakan rumah sakit NU satu-satunya di area ...
Sabtu, 31 Jan 2026 12:30 WIB | Peristiwa

Pemeriksaan Visus pada Siswa Sekolah Dasar: Langkah Awal Mendukung Proses Belajar

oleh : Clarasita Khairani, Mahasiswa KKN Reguker 1 Unand 2026 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Kesehatan mata kerap menjadi prasyarat yang terlupakan ...