Jelang Ramadan 1447 H, Bapanas dan Pemkab Jombang Pastikan Harga Pangan Stabil di Pasar Pon

Reporter : Muhajir

Jombang – beritaplus.id | Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon, Kaliwungu, Jombang, Jumat (13/2/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pokok di tengah masyarakat.
Bupati Jombang Warsubi yang akrab disapa Abah Bupati turun langsung didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin, bersama Satgas Pangan, Bulog, serta perwakilan Bapanas yang dipimpin Puspa Dewi, S.E., selaku Kasubag Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.
Tim Satgas Pangan menyisir lapak pedagang satu per satu dengan fokus pemantauan pada sejumlah komoditas utama, seperti beras, cabai, telur, dan daging. Dari hasil pemantauan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, sementara sebagian lainnya masih mengalami fluktuasi. Namun secara umum, stok bahan pangan di Kabupaten Jombang dinyatakan aman.
“Hari ini kami bersama Bapanas melaksanakan sidak pasar menjelang Ramadan. Fokus utama adalah memantau ketersediaan bahan pokok serta memastikan fluktuasi harga di tingkat pedagang tetap dalam batas wajar,” ujar Bupati Warsubi.
Ia menambahkan, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan harga, Pemkab Jombang bersama Bulog akan melaksanakan operasi pasar.
Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Pon, harga beras SPHP medium tercatat sekitar Rp12.000 per kilogram, sedangkan beras premium mencapai Rp14.900 per kilogram. Harga telur ayam mengalami kenaikan dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi relatif stabil di angka Rp110.000 per kilogram, dan daging ayam berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram. Bawang merah berada di kisaran Rp35.000 per kilogram (di bawah harga standar Rp41.000), sedangkan bawang putih turun menjadi Rp28.000 per kilogram.
Harga cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Adapun cabai besar dan cabai keriting masih stabil di kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Puspa Dewi dari Bapanas menyebutkan bahwa harga cabai di Jombang relatif lebih rendah dibandingkan Kabupaten Kediri yang mencapai Rp75.000 per kilogram. Ia juga menilai harga bawang merah masih dalam kategori aman.
Bapanas turut menyarankan pedagang untuk mempersingkat rantai distribusi guna menjaga stabilitas harga. “Kami menyarankan pedagang untuk langsung mengambil pasokan dari produsen agar harga jual kepada masyarakat tetap sesuai regulasi,” ujarnya.
Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga. “Yang kami khawatirkan adalah jika stok kosong. Karena itu kami meminta Pemkab dan instansi terkait terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar,” tambahnya.
Selain melakukan peninjauan pasar, rombongan juga meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang sebagai bentuk intervensi harga bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Secara keseluruhan stok kebutuhan pokok di Jombang aman dan kondisi harga pangan cukup stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyongsong Ramadan,” pungkas Bupati Warsubi. (ajr)

Baca juga: Grebeg Apem Jombang, Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru