Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten Ponorogo tahun 2026 resmi dibuka.
Ponorogo, beritaplus.id | Kegiatan kompetisi bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Kacabdin Maskun, di aula SMKN 1 Jenangan Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Maskun, kepala SMAN/SMKN serta SMK Swasta di Kabupaten Ponorogo serta diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah di kabupaten Ponorogo.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun S. Pd., M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada SMKN 1 Jenangan Ponorogo sebagai tuan rumah yang telah memfasilitasi kegiatan dengan baik.
“LKS bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk mengukur kompetensi siswa sesuai bidang keahlian masing-masing,”ujarnya.
Ajang LKS Ini merupakan momentum untuk mengasah kemampuan, kreativitas, dan inovasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja serta era digital.
Pun melalui LKS diharapkan dapat tumbuh sportivitas dan kerja sama antarsiswa, sekolah, dan guru pembimbing.
“LKS tidak hanya berorientasi pada prestasi teknis, tetapi juga pembentukan jiwa kepemimpinan, etika, serta semangat kebangsaan para peserta didik,” tegasnya.
Maskun juga berpesan agar mengikuti lomba dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Menurutnya kompetisi tersebut agar dijadikan pengalaman berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar, bukan semata-mata mengejar gelar juara.
“Kompetisi sehat ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan akademik, sekaligus menyiapkan generasi unggul yang berkarakter, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,”tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala SMKN 1 Jenangan Ponorogo Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd mengaku bangga rasa syukur lantaran SMKN 1 Jenangan bisa memfasilitasi pembukaan Lomba Kompetensi Siswa tingkat Kabupaten Ponorogo.
Ia menyebut ada tiga lomba yang di adakan di SMKN 1 Jenangan Ponorogo yakni web teknologi, welding dan motor cycle.
“Hebatnya lagi, untuk motor cycle dapat golden ticket langsung ke Provinsi dan ini untuk sparing partner saja. Tak tanggung-tanggung, di tingkat Provinsi Jawa Timur SMKN 1 Jenangan mengikuti 16 cabang lomba dan mendapatkan 2 golden ticket,”terangnya.
Ia pun berharap, SMKN 1 Jenangan Ponorogo bisa mendapatkan emas semua, paling tidak sesuai dengan hasil yang di peroleh di tahun yang lalu.
“Mohon doa restunya agar SMKN 1 Jenangan bisa meraih yang terbaik,”ucapnya penuh harap dan do’a.
Sementara Ketua Panitia LKS kabupaten Ponorogo Sujono, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada SMKN 1 Jenangan yang telah menyediakan dan memfasilitasi segala sesuatunya.
“Untuk diketahui bahwa tujuan kegiatan diselenggarakannya LKS ini untuk mencoba menganalisa kemampuan guru- guru kita mengajar dan mengalihkan informasi siswa bisa di lihat hasil LKS,”ucapnya.
Menurut Sujono, dengan LKS yang diikuti 27 SMK Negeri/Swasta, 10 SMA Negeri, 1 MA ini mencoba seberapa siswa menyerap ilmu yang di sampaikan bapak ibu guru dan sebagai tolak ukur dalam pendidikan.
Bahkan ia menegaskan, hasil lomba ini tidak ada lobi- lobi di antara peserta guru dan juri, murni dari kemampuan siswa dalam kompetisi LKS tahun 2026 sebanyak 75 peserta dari 12 mata lomba yang diambil juara 1 dan 2.
“Kami berharap, semoga dengan adanya kegiatan LKS tingkat Kabupaten Ponorogo ini menambah semangat mampu meningkatkan motivasi siswa dalam mengembangkan ketrampilan serta memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Ponorogo,”pungkasnya.
Bidang Lomba Kabupaten :
1. Accounting
2. Aoutobody Repair
3. Aoutomobile Technology
4. Car Painting
5. Cullinary
6. Digital Marketing
7. Graphic Design Techonolgy
8. Information Network Cabling
9. IT Network System Adminitration
10. Motorcycle Repair and Maintenence
11. Web Technology
12. Welding
Editor : Redaksi