x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Dinas Peternakan Pastikan Produk Hewan Terkena PMK Aman Dikonsumsi

Avatar beritaplus.id

Notaris

Magetan - beritaplus id | Berikan edukasi kepada masyarakat bahwa daging dan susu hewan yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih aman dikonsumsi,

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan menggelar Kampanye makan daging dan minum susu, Senin (16/5/2022).

Bertempat di ruang jamuan Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, yang dihadiri perwakilan peternak, acara itu digelar untuk menentukan langkah-langkah strategis Pemkab Magetan untuk mencegah penyebaran PMK setelah sebelumnya ditemukan 24 Sapi di Magetan positif terkonfirmasi PMK.

"Daging dan susu hewan yang terkena PMK aman dikonsumsi, asalkan diolah dengan benar. Daging sebaiknya jangan dicuci karena air cucian bisa menular ke hewan lain, jadi langsung direbus saja," kata Bupati Magetan Suprawoto

Bupati menambahkan, untuk mencegah penyebaran PMK ini, Pemkab Magetan melalui Dinas Peternakan Sudah melakukan berbagai upaya, diantaranya terjun ke pasar-pasar hewan dan para peternak untuk melakukan pemeriksaan pada hewan dan sosialisasi PMK.

Akan tetapi, karena cepatnya penularan, PMK pada hewan tetap ditemukan di dua wilayah di Magetan, yakni 3 ekor Sapi di Desa Turi Kecamatan Panekan dan 21 ekor Sapi di Desa Sugihrejo Kecamatan Kawedanan.

"Langkah yang sudah ditempuh sebenarnya, ketika isu PMK ini merebak petugas Dinas Peternakan sudah melakukan pemeriksaan hewan yang diperdagangkan di Pasar Hewan. Namun demikian karena penyebarannya sangat cepat melalui mobilitas, uji laboratoris dari BBvet Wates mengatakan semua sampel yang diambil terkonfirmasi positif PMK," ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kapala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan drh Nur Haryani menambahkan, meski Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini sangat berbahaya pada hewan, namun masyarakat tidak perlu takut karena penyakit ini tidak menular pada manusia.

"PMK ini tidak bersifat Zoonosis, artinya tidak bisa menular pada manusia jadi masyarakat tidak perlu terlalu kuatir. Semua produk-produk yang dihasilkan dari hewan juga aman asalkan diolah dengan benar," terangnya.

Dengan berkumpulnya berbagai stakeholder hari ini, dr.Nur Haryani berharap, bisa menyamakan visi dan misi, baik dari Pemkab Magetan dan juga para peternak agar bisa memutus penularan PMK di Kabupaten Magetan, sehingga tidak menimbulkan kerugian ekonomi yang berarti pada para peternak.

"PMK ini bisa disembuhkan asalkan sejak dini segera dilaporkan pada Disnakan. Kita akan dampingi sampai dengan hewan ternak benar-benar sembuh," imbuhnya.

Sebagai informasi, tanda klinis PMK pada hewan adalah, demam tinggi (39-40 derajat celcius), keluar lendir yang berlebihan pada mulut dan berbusa,luka sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, pincang,luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun dan badan menjadi kurus.(SJ)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Senin, 26 Jan 2026 21:18 WIB | Politik dan Pemerintahan

Partai Golkar Kab. Pasuruan Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD 2026-2031 

Pasuruan, beritaplus.id | Akhirnya DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Partai Golkar Kabupaten Pasuruan secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon ...
Senin, 26 Jan 2026 15:36 WIB | Politik dan Pemerintahan

BK DPRD Kab. Pasuruan Tunggu Laporan Resmi Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Menyeret AAU 

Pasuruan, beritaplus.id | Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan belum bisa memproses kasus dugaan penganiayaan yang menyeret AAU anggota ...
Senin, 26 Jan 2026 14:14 WIB | Politik dan Pemerintahan

Bupati Sampang Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Harus Berdampak Nyata Bukan Sekadar Formalitas

SAMPANG, Beritaplus.id — Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 ...
Senin, 26 Jan 2026 05:38 WIB | Politik dan Pemerintahan

SMAN 2 Ponorogo Gelar Smada Futsal Championship ke-19, Diikuti 62 Tim se-Eks Karesidenan Madiun hingga Trenggalek

Ponorogo, beritaplus.id | Kembali SMA Negeri 2 Ponorogo yang dinahkodai Mursid menggelar Smada Futsal Championship (SFC) ajang bergengsi pelajar di bidang ...
Senin, 26 Jan 2026 03:01 WIB | Peristiwa

Kwarcab Ponorogo Gelar KMD, Diikuti 42 Peserta dari Mahasiswa UMPO

Ponorogo, beritaplus.id | Dalam rangka membekali pengetahuan, ketrampilan, serta sikap dasar sebagai pembina pramuka yang profesional dan berkarakter Kwartir ...
Senin, 26 Jan 2026 02:58 WIB | Peristiwa

Pengurus FPK Pasuruan Raya Terbentuk. Ki Bagong Tekankan Solid dan Melestarikan Budaya  

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua Umum (Ketum) Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur, Ki Bagong Sabdo Sinukarto melantik pengurus FPK Pasuruan Raya priode ...