x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Asal Tebang Pohon. Owner Resto Nusantara Dilaporkan Warga Ke Polisi

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan - beritaplus.id | Gegara asal tebang pohon milik orang sembarangan. Owner Resto Nusantara dilaporkan warga ke polisi oleh pemilik lahan.

Farid (35) ngaku pemilik pohon menceritakan, sejumlah pohon tumbuh dilahannya ditebang oleh pemilik Resto Nusantara. Ia menjelaskan, ada beberapa jenis pohon yang ditebang diantaranya Mauni, Mindi, Kasia, Tutup dan Anggrung. Selain itu ada juga pohon kopi dan durian ditebang.

"Ada puluhan pohon yang ditebang. Pohon-pohon itu masih berserakan dilokasi," kata Farid usai diperiksa penyidik Polsek Prigen, Selasa (30/7/2024).

Pohon ditebang itu masuk ke lahannya sesuai bukti kepemilikan tanah. Ia menyebut, lahan dibelakang Resto Nusantara seluas 1000 M2. Sesuai bukti kepemilikan tanah pedok D atas nama orang tuanya Nurawi.

"Lahan yang pohonnya ditebang itu milik orang tua saya sesuai bukti kepemilikan tanah Petok D," terangnya.

Ia meminta polisi serius mengusut kasus ini sampai tuntas. Semua bukti dan saksi sudah diserahkan. Bahkan penyidik sudah mendatangi lokasi penebangan pohon.

"Dua orang anggota Polsek Prigen sudah ke lokasi penebangan pohon dan mengambil gambar (foto)," pungkasnya.

Terpisah, Sugiyanto pegawai Resto Nusantara mengaku hanya sebagai mandor (pengawas) dalam pengerjaan bangunan belakang Resto. "Saya ini hanya mandor, pemilik resto namanya Pak Budi asal Surabaya," ujar Sugiyanto saat dikonfirmasi via WA-nya.

Ia juga mengakui, yang melakukan perintah penebangan pohon itu dirinya. "Saya yang perintahkan ke tukang untuk menebang pohon. Karena pemilik resto menyebut lahan itu masih miliknya," akunya.

"Bukti sertifikat ditunjukan ke saya. Kalau lahan dibelakang resto masih miliknya. Iya saya tebangi semua," tambahnya.

Beberapa hari kemudian, dirinya didatangi oleh pemilik lahan. Sebagai bentuk itikad baik saya, pemilik lahan saya ganti rugi sejumlah uang, tapi tidak mau. "Dari pada rame saya kasih ganti rugi. Tetapi orangnya (korban) tidak mau. Dan tiba-tiba korban laporan ke polisi," pungkasnya.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Rabu, 11 Feb 2026 22:07 WIB | Peristiwa

Pesona Snebel 2026 : Peringatan HUT ke-42 SMPN Ngebel Meriah Penuh Prestasi Berbalut Wisata Edukasi

Ponorogo, beritaplus.id | Pesona SMPN 1 Ngebel sebagai sekolah berprestasi dan unggul patut mendapat acungan jempol. Di Selasa (10/2/2026) sekolah yang ...
Rabu, 11 Feb 2026 11:42 WIB | Peristiwa

PD MIO Indonesia Jombang Jadikan Momentum HPN 2026 Ajang Memperkuat Solidaritas Jurnalis Lintas Media

Jombang - beritaplus.id | Hari Pers Nasional (HPN), yang diperingati setiap 9 Februari, bukan sekadar ajang untuk menghargai kontribusi pers dalam pembangunan ...
Rabu, 11 Feb 2026 10:19 WIB | Peristiwa

Operasi Keselamatan Semeru Polres Ponorogo Beri Hadian Helm dan Cokelat Pengendara Tertib

Ponorogo, beritaplus.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar Satlantas Polres Ponorogo Polda Jawa Timur (Jatim)  menghadirkan suasana be ...
Rabu, 11 Feb 2026 04:20 WIB | Politik dan Pemerintahan

Dinilai Tak Transparan, Renta Korupsi. Belanja Iklan dan Publikasi Media di Kominfo Disorot 

Pasuruan, beritaplus.id | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan menuai sorotan. Pasalnya, penggunaan anggaran belanja media, yakni ...
Senin, 09 Feb 2026 21:25 WIB | Peristiwa

Dakapo Festival SMPN 2 Kauman Wadah Pengembangan Talenta Kalangan Pelajar

Ponorogo, beritaplus.id | Komitmen serius Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kauman dalam mewujudkan Ponorogo berbudaya tampaknya tidak ...
Senin, 09 Feb 2026 10:52 WIB | Peristiwa

Hari Pers Nasional 2026, PWI Sampang Kenang Dedikasi Pendiri Agus Surahman Lewat Ziarah Makam

SAMPANG, Beritaplus.id – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang dengan menggelar ziarah ke makam p ...